Sejarah Futsal di Dunia dan Perkembangannya di Indonesia

Ada beberapa versi sejarah futsal di dunia. Yang paling populer dan diakui adalah versi FIFA yang menyebutkan bahwa futsal berasal dari Uruguay. Memang tidak mudah merunut asal mula sesuatu, termasuk soal cabang olahraga.

Di Indonesia sendiri, futsal mulai masuk sekitar tahun 2000-an. Popularitas futsal berkembang sangat pesat hingga menjadi olahraga favorit banyak kalangan. Bahkan futsal diyakini akan menggeser sepak bola sebagai olahraga terpopuler di dunia.

Agar ceritanya lebih lengkap dan runtut, mari kita mulai dari kisah terciptanya olahraga futsal secara tidak sengaja.

Sejarah Futsal Versi FIFA

juan carlos ceriani

Futsal pertama kali diciptakan oleh Juan Carlos Ceriani, seorang pelatih sepak bola yang berasal dari Argentina. Saat itu Ceriani tengah memimpin timnas sepak bola Portugal. Latihan dipusatkan di Montevideo, Uruguay, negara yang diyakini sebagai tempat lahirnya olahraga futsal.

Ceriani berencana untuk mengadakan latihan bersama timnya, namun niat tersebut terpaksa diurungkan karena cuaca sedang tidak mendukung. Sebagai gantinya, Ceriani pun memindahkan lokasi latihan ke dalam ruangan.

Dari sinilah muncul istilah futsal. Diambil dari bahasa spanyol, futbol artinya sepak bola dan sala berarti ruangan. Dua kata tersebut digabungkan menjadi futsal yang secara harfiah berarti sepak bola dalam ruangan.

Di lokasi indoor, Ceriani berinisiatif untuk mengadakan latihan dengan jumlah pemain yang lebih sedikit dari sepak bola konvensional. Dengan luas lapangan yang lebih sempit, latihan pun dijalankan dengan sistem 5 versus 5.

Ternyata eksperimen ini membuahkan hasil yang memuaskan. Performa dan kemampuan tim yang dilatih Ceriani meningkat drastis. Metode latihan ini pun makin sering digunakan untuk memaksimalkan potensi pemain.

Mungkin hal ini disebabkan karena pergerakan bola yang lebih cepat. Di ukuran lapangan yang tidak terlalu luas dan jumlah pemain yang terbatas, tiap pemain dituntut untuk lebih aktif dan agresif. Manuver dan kerja sama harus benar-benar dioptimalkan karena bola bergulir sangat cepat.

Ternyata latihan ini tidak hanya efektif, tapi juga menyenangkan. Futsal pun mulai berkembang dan dikenal luas di Amerika Selatan, terutama di Brazil yang terkenal sebagai negara kelahiran banyak pemain berkaki emas.

Awalnya futsal hanya dikenal dan dimainkan oleh klub-klub profesional sebagai bagian dari latihan. Karena bisa dimainkan di lahan sempit dan tidak membutuhkan banyak pemain, futsal pun mulai dilirik masyarakat sebagai olahraga yang praktis dimainkan sehari-hari.

Perlahan tapi pasti, futsal mulai mendunia.

Perkembangan Futsal di Beberapa Negara

Dari Uruguay, futsal mulai merambat ke negara-negara sekitar.

1.  Brazil

Brazil adalah salah satu negara yang paling cepat mengadopsi olahraga futsal. Antusiasme penduduk Brazil yang tinggi terhadap sepak bola seolah dimanjakan dengan hadirnya sepak bola versi baru. Bahkan, Brazil berpendapat bahwa futsal berasal dari negara mereka.

Seperti yang selalu terjadi, sejarah selalu terdiri dari beberapa versi.

Pada awal kemunculannya, futsal dimainkan tanpa peraturan baku. Aturan main ditetapkan oleh kedua tim sebelum pertandingan dimulai. Brazil adalah negara pertama yang menetapkan peraturan standar untuk olahraga futsal.

Peraturan inilah yang menjadi cikal-bakal futsal modern.

Peran Brazil tidak hanya dalam membakukan peraturan. Kiprah mereka di kompetisi futsal pun sulit disaingi. Brazil tercatat menjuarai beberapa kompetisi futsal internasional dan tetap menjadi pemain besar sampai sekarang.

2.  Italia

Italia diyakini sebagai negara pertama yang mulai memainkan futsal. Perkembangannya di Italia dipelopori oleh pemain Amerika Latin yang diimpor untuk bermain di Seri A sekitar tahun 1950-an.

Saat itu, ketika sedang tidak ada pertandingan, para pemain gemar bermain futsal. Permainan ini pun tersebar luas di kalangan pemain profesional dan mulai dikenal oleh masyarakat umum. Sama seperti di Brazil, futsal di Italia juga berkembang dari kaki ke kaki, dari lapangan satu ke lapangan lain.

3.  Inggris

Sebagai kiblat sepak bola Eropa, Inggris pun dengan cepat menerima futsal sebagai variasi sepak bola gaya baru. Ada sedikit perbedaan antara futsal Italia dan Inggris.

Di Inggris, futsal dimainkan oleh 6 pemain di lapangan rumput. Ukuran lapangan tidak jauh berbeda dari futsal pada umumnya, peraturannya juga relatif sama.

Perkembangan futsal di Inggris makin signifikan sejak diselenggarakannya turnamen yang disponsori Lonndon Express.

Dari FIFUSA ke FIFA

Setelah mendunia, futsal pun dikembangkan menjadi olahraga resmi. Perwakilan futsal dari beberapa negara bertemu untuk pertama kalinya pada tahun 1974 di Sao Paulo, Brazil.

Dari hasil pertemuan ini, dibentuklah Federación Internacional de Fútbol de Salón (FIFUSA) sebagai organisasi resmi yang menaungi futsal sedunia. Joao Havelange ditunjuk sebagai ketua umum FIFUSA periode pertama.

Kompetisi internasional pertama diselenggarakan FIFUSA di Sao Paulo pada tahun 1982. Brazil sebagai tuan rumah sukses menjuarai ajang tersebut. Tahun 1985, Brazil kembali membawa pulang trophy kebanggaan dari kompetisi yang sama, kali ini di Spanyol. Kekuatan Brazil akhirnya ditumbangkan Paraguay di Australia pada kejuraan ketiga di Australia.

Sejalan dengan perkembangan futsal yang makin populer dan terorganisir, FIFA pun mengambil alih peran FIFUSA sebagai organisasi utama yang menaungi cabang olahraga ini. Futsal berada di bawah naungan FIFA sejak diresmikan tahun 1989.

Pada tahun yang sama, FIFA menyelenggarakan piala dunia futsal pertama di Belanda. Event ini berbarengan dengan ulang tahun 1 abad Federasi Sepak Bola Belanda.

Perkembangan Futsal di Indonesia

futsal di Indonesia

Tahun 1998-1999 adalah era masuknya futsal ke Indonesia. Namun popularitasnya baru menyeruak pada tahun 2002 saat Indonesia dipercaya menjadi penyelenggara pertandingan final kejuaraan futsal AFC (Asian Football Confederation), 22-30 Oktober 2002.

Ada 3 tokoh besar yang menjadi pelopor futsal di tanah air.

1.  Justinus Lhaksana

Mantan pelatih timnas futsal Indonesia ini sudah malang-melintang di beberapa negara. Justinus sempat tinggal di Belanda selama 15 tahun dan mengantongi sertifikat kepelatihan resmi dari Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB). Ia juga berpengalaman melatih tim divisi utama di sana.

Puncak karirnya di Indonesia adalah saat menjadi pelatih timnas dari tahun 2004-2007. Justinus berhasil membawa Indonesia meraih medali perunggu di SEA Games Thailan 2007 usai menumbangkan Laos dengan skor 11-1.

2.  Wandy Batangharis

Pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri dan anggota Komite Futsal FIFA, Wandy Batangharis adalah salah satu tokoh penting yang mempopulerkan futsal ke tanah air.

Di dalam negeri, Wandy terus mengupayakan futsal agar diterima dan dikembangkan oleh PSSI. Wandy juga berperan penting dalam pengadaan peralatan mulai dari bola sampai lapangan karena pada saat itu belum banyak dijual di Indonesia.

3.  Ronny Pattinasarani

Bung Ronny mengawali karirnya sejak mengikuti coaching clinic futsal di Malaysia. Acara itu dihadirinya pada tahun 2000 lewat instruksi dari PSSI.

Berbekal pengetahuan yang didapatnya, Bung Ronny terjun langsung ke lapangan dan mensosialisasikan olahraga futsal ke para penggiat bola. Ia masuk ke level nasional seperti PSSI dan para pemain timnas sampai ke sekolah sepak bola lokal di berbagai daerah.

Prospek Bola Futsal di Indonesia Masa Depan

Sekarang, futsal sudah bukan olahraga yang asing di telinga masyarakat. Hampir setiap kota memiliki lapangan futsal komersial, lengkap dengan peralatan yang bisa dibeli di toko-toko olahraga.

Kompetisi pun rutin diselenggarakan di tingkat daerah sampai nasional. Timnas futsal Indonesia juga rutin berlaga di kompetisi regional kawasan Asia.

Tahun 2010, Indonesia berhasil bertengger di puncak podium kompetisi AFF. Tempat kedua, ketiga, dan keempat juga berulang kali kita raih dari event ke event. Ini menunjukkan bahwa potensi anak bangsa di cabang olahraga futsal memang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Berawal dari sejarah futsal di dunia dan Indonesia, kita berharap agar timnas futsal tanah air semakin berkibar di kancah regional hingga internasional.

Tinggalkan komentar