Sejarah Formula E dari Awal Dibentuk hingga Sekarang

Apa pun kejadian yang sustain pasti ada sejarah dan awalnya, termasuk sejarah formula E yang sudah dimulai dari lebih dari satu dekade lalu. Formula E dimulai dari impian bersama dari Alejandro Agag (Founder formula E) …

sejarah formula e

Apa pun kejadian yang sustain pasti ada sejarah dan awalnya, termasuk sejarah formula E yang sudah dimulai dari lebih dari satu dekade lalu.

Formula E dimulai dari impian bersama dari Alejandro Agag (Founder formula E) dan Jean Todt (presiden FIA) yang dicatat di balik serbet/sapu tangan pada tahun 2011 telah berkembang menjadi seri motorsport dengan pertumbuhan paling pesat di jagat raya ini.

Menjelang musim 2020/2021, formula E mendapatkan status kejuaraan dunia menjadi kejuaraan dunia formula E ABB FIA.

Sejarah Formula E (Tahun 2011)

Semua ini bermula pada saat Jean Todt (Presiden FIA) dan pebisnis asal Spanyol, Alejandro Agag bertemu di restoran kota Paris (Prancis) dan mengumpulkan pemikiran mereka dalam beberapa kata saja yang menjadi salah satu kejuaraan terbaik di dunia.

Mimpi dari formula E adalah melakukan balapan dengan cara melewati jalan dan kota-kota yang ikonik dengan pembalap dan tim terbaik.

Kendaraan listrik digunakan sebagai harapan masa depan yang lebih baik dan bersih.

Sejarah Formula E (Tahun 2014)

Debut formula E dimulai pada tahun 2014 di Beijing (Cina). Setelah melewati proto tipe, teknologi EV yang inovatif untuk jalan yang digunakan pada balapan dan Gen 1.

Pada awalnya, mobil Gen 1 memiliki teknologi batre yang dicoba pada balapan sebelumnya dan menjadi blueprint para mobil yang digunakan dalam formula E.

Kalender perdana membawa formula E ke 14 negara dan balapan di pusat kota-kota besar di seluruh dunia termasuk London, Miami, Berlin, dan Beijing.

Baca juga  Stoffel Vandoorne – Mengulik Kisah Pemimpin Klasemen Formula E

Pada Septmber 2014 yang menjadi kick-off formula E, setelah melewati 25 lap dari balapan. Lucas Di Grassi (Audi Sport ABT) mencatatkan namanya di buku sejarah dengan menjadi pemenang pertama pada balapan formula E.

Dramatisnya, pada lap terakhir, Nicolas Prost dan Nick Heidfeld bertabrakan, beruntung keduanya berhasil selamat dan tanpa cedera.

Setelah itu, co-founder DHL, Julius Baer, Michelin, BMW, TAG Heuer bergabung dengan formula E untuk mempercepat visi formula E untuk mendemonstrasikan potensial dan ketahanan mobilitas untuk dunia yang lebih bersih.

Pada masa yang sama, Nelson Piquet Jr. naik ke posisi atas untuk kedua kalinya dan mengklaim gelar pembalap formula E yang pertama.

Dia berhasil merebut gelar tersebut dengan selish satu poin dari Sebastien Buemi (Renault e.dams), dan Di Grassi pada posisi ke-3 setelah ketiganya menuju ke final dengan peluang untuk keluar sebagai posisi teratas.

Sejarah Formula E (Tahun 2015)

sejarah formula e

Pada season 2015/2016, sejarah formula E kala itu memiliki 10 balapan di 9 kota berbeda. Selain itu, formula E juga menyambut 7 manufaktur baru.

Aturan baru muncul dengan isi: Setiap tim boleh mendesain mesin, inverter, gearbox, dan suspense belakang dengan catatan tenaga juga mencapai 170 kW (230 bhp).

Presiden FIA yang menjadi salah satu pencetus ide formula E, Jean Todt sangat berharap formula E diadakan di Paris.

“Saya selalu memimpikan ada balapan di jalanan kota Paris, kita sudah berhasil mewujudkan mimpi itu lewat formula E”.

Momen itu menjadi sejarah formula E dan FIA yang besar karena ibu kota negara Prancis tersebut menjadi jadwal yang sudah berlangsung lama.

Buemi menjadi pemenang formula E pada season itu dengan selisih 2 poin saja dari Di Grassi.

Baca juga  Apa Saja Perbedaan Lari Jarak Jauh dengan Lari Jarak Pendek?

Tidak hanya menjadi contender di musim itu, Di Grassi juga mengendarai kendaraan formula E di es arktik Greenland untuk menaikkan kesadaran orang-orang terkait suhu terpanas Bumi setelah es di kutub utara mencair.

Sejarah Formula E (Tahun 2016)

Pada season ini, sejarah formula E mencatat adanya keinginan para aktor untuk menjadi stuntman dengan kendaraan formula E. Mereka menyebutnya dengan leap of faith.

Selain itu, Buemi menjadi pembalap dengan torehan kemenangan tiga kali beruntun setelah berhasil menang di ibu kota Argentina, Buenos Aires.

Sejarah Formula E (Tahun 2017)

Mobil Gen 2 akhirnya dipublikasikan ke khalayak ramai dengan kecepatan yang lebih tinggi, efisiensi yang lebih baik, dan tidak perlu lagi ada car swaps.

Selain itu, mobil formula E diadu kecepatannya dengn cheetah. Hasilnya? Pada video yang diunggah oleh ABB Formula E, Mobil menang dengan margin tipis.

Sejarah Formula E (Tahun 2018)

Terdapat attack mode yang menjadi mode baru yang juga tantangan untuk para pembalap.

Legenda F1, Felipe Massa bergabung dengan grid. Selain itu ada talenta muda bernama Pascal Wehrlain yang muncul di season ini.

Selain itu, pengujian mobil Gen 2 juga dilakukan serta diperlombakan.

Sejarah Formula E (Tahun 2019 sampai sekarang)

Menurut Jean Todt yang menggagas ide formula E ini, hal ini merupakan sebuah permulaan.

Harapannya, masa depan kita akan lebih cerah dan bersih lewat formula E.

Tinggalkan komentar