Sejarah Bola Kasti di Dunia dan Indonesia

Olahraga kasti memang bukan yang paling populer di Indonesia. Tetapi olahraga ini sudah banyak dimainkan sejak tahun 1960.

Sejarah Bola Kasti

Sejarah Bola Kasti – Kasti merupakan permainan olahraga yang menggunakan bola kecil dan dimainkan oleh dua tim. Dalam perjalanannya, kasti berhasil menjadi salah satu olahraga terpopuler di dunia setelah sepak bola dan golf. Sejarah bola kasti sendiri sudah ada sejak abad ke-19 yang ada saat itu dimainkan dengan peralatan seadanya di sekitar rumah. 

Banyak yang mempercayai bahwa olahraga kasti pertama kali ditemukan oleh Abner Doubleday. Meski hingga saat ini banyak yang menyanggah pernyataan itu karena belum ada informasi lengkap dari sejarah lahirnya bola kasti.

Sejarah Bola Kasti di Dunia

Foto Pemain Baseball 1920
Foto Pemain Baseball 1920. Sumber: Wikimedia Commons

Informasi sejarah lahirnya olahraga ini belum dapat ditemukan 100 persen, tetapi kasti diklaim sebagai olahraga yang berasal dari Amerika Serikat. Walaupun pada tahun 1903, Hendry Chadwik di Inggris merilis artikel yang mengbarkan bahwa olahraga kasti berasal dari negara Inggris. 

Hendry Chadwik mengklaim kasti berasal dari olahraga rouders yang sudah sering dimainkan di Inggris. Tapi, Albert Spading seorang atlet berkebangsaan Amerika Serikat membantah pernyataan Hendry Chadwik dan meyakini olahraga kasti berasal dari Amerika.  

Di tengah kontroversi sejarah bola kasti, maka ditunjuklah komisi yang diketuai oleh Abraham Mills, presiden keempat liga nasional di Amerika Serikat. Selama tiga tahun komisi ini dibentuk, mereka melakukan penelusuran dan menemukan nama Abner Doubleday sebagai orang pertama yang menemukan olahraga kasti. 

Fakta yang memperkuat penemuan ini adalah opini seorang insinyur yang berasal dari pertambangan di Colorado, Amerika Serikat. Menurutnya, olahraga kasti sering dimainkan di hari Sabtu di pinggiran kota New York sejak 1823. Akhirnya Abner Doubleday pun dikenal sebagai bapak dari olahraga kasti. 

Kemudian pada 23 September 1845 sebuah klub olahraga kasti didirikan di New York yang beranggotakan Presiden Doc Adams dan Alexander Cartwright. Sejak saat itu, permainan bola kasti terus berkembang dan menjadi salah satu olahraga yang tak bisa dipisahkan di Amerika Serikat.

Sejarah Bola Kasti di Indonesia

Olahraga kasti memang bukan yang paling populer di Indonesia. Tetapi olahraga ini sudah banyak dimainkan sejak tahun 1960. Namun mengenai siapa dan di mana yang pertama kali memulainya, belum ada catatan sejarah yang pasti. 

Teknik dasar bola kasti dan peraturan bola kasti sendiri sudah sejak lama diajarkan di bangku sekolah. Beberapa orang mempercayai kalau olahraga kasti tumbuh di Indonesia karena dibawa oleh penjajah pada masa itu. Dua kota besar di Indonesia yang menjadi tempat berkembangnya kasti adalah Jakarta dan Bandung. Sampai saat ini pun Jakarta dan Bandung masih mendominasi peminat olahraga kasti. 

Di tahun 2017, pemerintah Indonesia mulai bekerjasama dengan Ketua Umum Perserikatan Kasti Indonesia. Hasil kerjasama itu yang akhirnya merealisasikan olahraga kasti secara resmi ditambah dengan hasil kemenangan tim kasti Indonesia di ajang Asia Pasiic Zone 2017, Singapura. 

Hingga hari ini ada banyak tokoh penting yang mendukung perkembangan bola kasti di Tanah Air. Meski belum sepopuler sepak bola ataupun badminton, tetapi sejarah bola kasti di Indonesia telah mengalami kemajuan yang signifikan. Terlebih setelah Andhika Monoarfa mempelopori berdirinya tim kasti pertama di Indonesia. 

Dengan resminya olahraga ini di Indonesia, maka permainan kasti bisa memiliki kompetisinya sendiri. Para penggemar kasti mendapat angin segar bahwa mereka bisa bermain secara kompetitif dibanding sebelumnya yang hanya menikmati pertandingan sebagai penonton atau bermain reguler saja. 

Dan itulah beberapa ulasan singkat dari sejarah bola kasti di Indonesia. Semoga olahraga ini semakin maju dan menjangkau lebih banyak peminat agar tercipta berbagai kompetisi dan event kasti di tanah air.  

Baca juga  Cara Membuat Badan Sixpack Dengan Berolahraga Yang Tepat

Tinggalkan komentar