Sejarah Atletik Dunia hingga Eksistensinya di Indonesia

Sejarah atletik dunia sudah ada sejak munculnya peradaban Mesir, sekitar 3000 SM.

Atlet Lari

Sejarah Atletik – Cabang olahraga atletik telah dikenal sebagai induk dari berbagai cabang olahraga modern saat ini. Pada mulanya, sejarah atletik pertama kali dimulai di negera Yunani berupa adu lari berjarak 200 meter. Perlombaan itu mengawali lahirnya ajang olahraga yang berkembang menjadi sebuah kompetisi.

Namun sumber lain juga menyebutkan bahwa Atletik pertama kali digelar di Irlandia dan daratan Eropa. Hingga saat ini atletik memang terkenal memiliki sejarah yang panjang, bahkan diperkirakan sudah ada sejak zaman peradaban Mesir kuno. 

Sejarah Atletik di Dunia 

sejarah atletik
Foto Atlet Lompat Jauh: Sumber: Wikimedia Commons

Dikutip dari Encyclopedia Britannica, sejarah atletik dunia sudah ada sejak munculnya peradaban Mesir, sekitar 3000 SM. Dituliskan juga bahwa pada tahun 1829 SM, atletik yang pertama diselenggarakan di Eropa, tepatnya di Irlandia. 

Perlombaan tersebut hadir lewat perayaan musim panen Irlandia dan Skotlandia, yaitu Festival Lughnasadh. Sedangkan untuk sejarah atletik modern mulai berkembang di Inggris pada tahun 1154. Saat itu olahraga yang diperlombakan juga semakin beragam dan banyak yang dipakai dalam olimpiade modern saat ini.

Olahraga atletik mulai berkembang pesat di abad ke-19, di mana pada tahun 1912 perhatian dunia akan olahraga atletik terus meningkat. Atletik juga mendapat pengakuan dengan hadirnya organisasi induk IAAF (Federasi Atletik Amatir Internasional) di Swedia.

IAAF saat itu bertugas menyelenggarakan kompetisi atletik tingkat internasional dan mengatur standarisasi pertandingan. Mulai dari pencapaian rekor dunia hingga pencatatan waktu dari tiap cabang atletik. 

Sejarah Atletik di Indonesia

Lewat buku berjudul ‘Mengenal Olahraga Atletik’, dijelaskan bahwa atletik sudah berkembang sejak masa pemerintahan Hindia Belanda di Indonesia. Atletik juga dimasukkan ke dalam pelajaran sekolah oleh Belanda. 

Baca juga  Ingin Lebih Intim? Ayo Coba Olahraga Bersama Pasangan Berikut Ini

Pada tahun 1917, telah berdiri beberapa klub atletik di Pulau Jawa hingga akhirnya terbentuk organisasi atletik bernama Nederlands Indische Athletiek Unie (NIAU). Organisasi tersebut menjadi induk dari perserikatan atletik Hindia Belanda. 

Kemudian di masa penjajahan Jepang (1942-1945), sejarah atletik semakin maju karena pemerintahan Jepang menaruh perhatian pada olahraga ini. Di masa itu banyak diselenggarakan perlombaan atletik, mulai dari lompat tinggi, lari, dan lain sebagainya. 

Hingga akhirnya pada 3 September 1950 lahirlah Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) yang diresmikan di Semarang. Kejuaraan atletik tingkat nasional juga terjadi di tahun yang sama, tepatnya berlokasi di Bandung dan digelar rutin setiap tahunnya. 

Sejarah Atletik Indonesia dalam Olimpiade Dunia

Induk organisasi atletik di Indonesia adalah PASI yang juga menjadi payung utama dari seluruh cabang olahraga atletik. Mulai dari perlombaan lari, marathon, jalan cepat, dan lain-lainnya masuk ke dalam lingkup PASI. 

Begitu juga dengan olahraga lompat jauh, lompat tinggi, dan lompat jungkit yang berada di bawah naungan PASI. Induk organisasi nasional ini kemudian menerapkan aturan-aturan dalam perlombaan atletik dan juga membina atlet daerah hingga nasional. 

Bibit atlet yang berbakat menjadi harapan bangsa Indonesia untuk berprestasi di kancah tertinggi dunia hingga Olimpiade. Di tahun 1952, sejarah atletik Indonesia berpartisipasi dan mencatatkan namanya dalam i dalam pesta Olimpiade ke-15 di Finlandia. Sejak saat itu, Indonesia hampir tak pernah absen dalam mengirimkan putra bangsa terbaiknya untuk bertanding di kompetisi olahraga atletik terbesar dunia itu.

Hingga tahun 2016, Indonesia sudah mengumpulkan 32 medail, yaitu 7 emas, 13 perak, dan 12 perunggu dalam ajang Olimpiade dunia. Cabang olahraga bulu tangkis menjadi penyumbang terbesar medali Indonesia. Bahkan sejarah atletik mencatat bahwa semua medali emas yang didapat di ajang Olimpiade berasal dari olahraga bulu tangkis. 

Baca juga  Lompat Jauh: Pengertian dan Teknik Dasarnya

  

Tinggalkan komentar