Posisi Pemain Futsal Dan Tugasnya

Posisi pemain futsal memiliki peran dan tugasnya masing-masing sesuai posisinya. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang posisi pemain futsal, sehingga Anda bisa bermain dengan lebih baik, maka Anda sudah pasti akan membaca artikel ini …

posisi pemain futsal

Posisi pemain futsal memiliki peran dan tugasnya masing-masing sesuai posisinya.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang posisi pemain futsal, sehingga Anda bisa bermain dengan lebih baik, maka Anda sudah pasti akan membaca artikel ini sekarang.

Posisi pemain futsal ada empat, yaitu goal keeper, anchor, flank, dan pivot.

Setiap posisi memiliki kemiripan jika dibandingkan dengan posisi sepak bola meski kedua olahraga tersebut sebenarnya berbeda jauh.

Goal keeper

Posisi goal keeper atau penjaga gawang adalah posisi pemain futsal yang bertugas untuk menjaga gawang agar tidak kebobolan.

Berbeda dengan kiper sepak bola yang menggunakan sarung tangan, kiper futsal biasanya memakai finger tape, knee pad, dan elbow pad.

Finger tape digunakan untuk mencegah cedera pada jari kiper. Biasanya digunakan di jari tengah atau bergantung pada kenyamanan kipernya.

Knee pad digunakan untuk melindungi lutut dari benturan keras, terutama dengan pemain lawan dan lapangan, karena lapangan futsal tidak bertekstur lembut seperti lapangan sepak bola.

Elbow pad memiliki fungsi yang sama dengan knee pad, hanya saja, elbow pad digunakan untuk melindungi siku.

Seorang kiper futsal harus memiliki refleks yang baik karena lapangan futsal memiliki panjang lapangan yang pendek, yaitu 25 meter hingga 42 meter, sehingga jarak lawan menembak dengan Anda akan sangat dekat.

Karena jika terjadi goal kick kiper futsal harus melempar, maka seorang kiper futsal harus memiliki teknik melempar yang baik, meski-pun jika tim Anda memakai skema build up dari bawah.

Ada baiknya juga seorang kiper bisa menguasai teknik dasar futsal lainnya seperti menggiring bola dan menembak karena bisa saja tim akan menerapkan power play dimana kiper akan maju ke depan dan meninggalkan gawang.

Baca juga  Manfaat Olahraga Panahan Untuk Kesehatan

Kiper Indonesia yang terkenal antara lain Muhammad Albagir, Tely Sarendra, M. Nazil Purnama, dan Yos Adi Wicaksono.

Anchor

Anchor adalah posisi pemain futsal paling belakang atau bisa dibilang orang terakhir.

Jika dibandingkan dengan sepak bola, posisi ini memiliki tugas yang mirip dengan bek tengah.

Karena hanya ada lima pemain dalam satu tim, maka peran anchor tidak terbatas hanya menjadi orang terakhir, tetapi juga sebagai playmaker dan mengatur flow permainan.

Seorang anchor harus memiliki kemampuan bertahan yang baik, visi yang luas, tenang dan tidak mudah panik jika ditekan, akurasi passing yang tinggi, reading the game yang bagus dan kuat memegang bola.

Singkatnya, tugas anchor adalah sebagai pertahanan terakhir sebelum kiper dan pengatur ritme permainan tim.

Seorang anchor diharapkan tidak banyak menggiring bola dan lebih banyak melakukan passing karena jika bola berhasil direbut darinya, maka lawan tinggal berhadapan saja dengan kiper, sehingga peluang kebobolan tinggi.

Pemain anchor Indonesia yang terkenal antara lain Sunny Rizki, Marvin Alexa, Jailani Ladjabini, dan Rizki Xavier.

Flank

posisi pemain futsal

Flank atau sayap adalah posisi pemain futsal yang mana pemain dengan posisi tersebut mengisi sisi pinggir lapangan, di kiri dan di kanan.

Jika dibandingkan dengan sepak bola, posisi ini mirip dengan posisi winger.

Seorang flank berperan menjadi penyerang tim, penghubung antara pertahanan dan penyerangan, membantu anchor dalam bertahan, dan membantu pivot membuat gol dengan pola / permainan kombinasi / tek-tokan yang sangat bagus.

Pemain flank harus memiliki stamina yang besar, kecepatan yang tinggi, naluri mencetak gol, dan lihai dalam urusan menggiring bola (dribble).

Pemain Indonesia yang berposisi flank antara lain Bambang Bayu Saptaji, Ardiansyah Runtuboy, Randy Satria, Vennard Hutabarat.

Baca juga  Sejarah Atletik Dunia hingga Eksistensinya di Indonesia

Pivot

Pivot adalah posisi pemain futsal yang bertempat di posisi paling depan layaknya striker di sepak bola.

Seorang pivot yang baik harus memiliki kualitas yang baik dalam hal pengambilan keputusan dan kuat memegang bola seperti anchor.

Karena pemain paling depan, maka seorang pivot harus memiliki naluri mencetak gol yang sangat tinggi.

Pivot ada yang bermain seperti target man dan bertugas menjadi pemantul atau pivot yang suka melebar untuk tek-tokan dengan pemain flank.

Seorang pivot juga harus memiliki awareness yang baik karena posisi tersebut terbiasa ditekan oleh pemain belakang dan tidak memiliki banyak waktu untuk memegang bola.

Selain itu ia juga ditekan dari semua arah, sehingga perlu ketenangan dan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.

Seorang pemain pivot biasanya memiliki kekuatan yang paling besar dibanding teman setimnya yang lain karena harus sangat kuat memegang bola.

Pivot yang terkenal di Indonesia antara lain Andri Kustiawan, Syahidan Lubis, Subhan Faidasa, Caisar Silitonga, dan Evan Soumilena.

Jadi, posisi pemain futsal apa yang cocok untuk Anda?

Setelah membaca artikel ini, seharusnya Anda sudah mengetahui posisi natural Anda.

Meski begitu, Anda tidak perlu terlalu textbook karena berbeda dengan sepak bola, dalam futsal, pemainnya terus bergerak cepat, jadi bisa saja dari anchor mengisi flank, dan sebaliknya bergantung strategi tim.

Semakin banyak posisi pemain futsal yang Anda kuasai, semakin besar peluang terpilih masuk tim futsal manapun.

Tinggalkan komentar