Peraturan Sepak Takraw

Olahraga sepak takraw merupakan olahraga yang dimainkan dengan menggunakan bola rotan. Bila dimainkan, sepak takraw seperti kombinasi antara sepak bola dengan bola voli. Olahraga ini dimainkan oleh dua regu di mana satu regunya terdiri dari 3 orang dan 1 orang pengganti. Dalam peraturan sepak takraw, pemain harus menjaga agar bola tidak jatuh ke area sendiri dan sebisa mungkin menjatuhkan bola di area lawan. Berbeda dengan voli, pemain sepak takraw dilarang keras menyentuh bola dengan tangan saat pertandingan berjalan.

Olahraga sepak takraw sudah populer sejak era Kesultanan Melayu sekitar tahun 634-713 masehi. Tidak heran bila takraw banyak dimainkan oleh masyarakat Melayu di Malaysia, Indonesia dan Thailand.

Sebagai salah satu bidang olahraga, sepak takraw baru dimainkan di level SEA Games dan Asian Games. Federasi Sepak Takraw Dunia (ISTAF) tengah mengupayakan agar olahraga ini bisa menjadi salah satu cabang olahraga yang dimainkan di Olimpiade.

Luas Lapangan

Lapangan_sepak_takraw

Bentuk lapangan sepak takraw mirip dengan lapangan bulutangkis, namun memiliki sejumlah perbedaan. Ukuran lapangan sepak takraw yakni 13,4 meter x 6,1 meter dengan diameter servis 0,3 meter.

Tinggi net lapangan untuk putra adalah 1,55 meter di bagian samping dan minimal 1,52 meter di bagian tengah lapangan. Sementara untuk putri tinggi net nya adalah 1,45 meter di bagian samping dan minimal 1,42 meter di bagian tengah lapangan.

Bola yang digunakan dalam permainan takraw terbuat dari rotan yang berlapis 9 atau 11 lilitan. Berat bolanya sekitar 160-180 gram dengan 12 lubang di sekelilingnya.

Pemain Sepak Takraw

Seperti disebutkan di atas, pemain sepak takraw terdiri dari 4 orang yakni 3 pemain di lapangan dan 1 orang pengganti. Dalam sepak takraw dikenal posisi pemain sebagai berikut.

  • Pemain Tekong, yakni pemain yang bertugas menyepak bola untuk memulai pertandingan.
  • Apit Kanan dan Apit Kiri, yakni pemain yang bertugas mengumpan bola kepada Tekong pada saat servis. Kedua pemain juga bertugas membantu menyerang atau mematikan serangan lawan.

Pemain yang sebelumnya diganti diperbolehkan masuk kembali ke lapangan. Terkecuali bila pemain mendapat kartu merah, ia tidak bisa lagi ikut pertandingan.

Peraturan Sepak Takraw

Berikut aturan sepak bola takraw berdasarkan peraturan ISTAF Tahun 2011.

  • Set pertama dimainkan oleh regu yang memilih sepak mula pada saat undian.
  • Pelambung boleh melambungkan bola yang dipegangnya jika wasit sudah meniup peluit. Jika mendahului, maka akan diberikan peringatan.
  • Servis yang sah adalah servis yang telah melewati net.
  • Satu kaki pemain yang melakukan servis harus tetap berada di lingkaran servis.
  • Regu akan mendapatkan satu poin bila berhasil mematikan bola di area lawan.
  • Angka kemenangan dalam sepak takraw adalah 15. Jika skor berada di angka 14-14, maka pertandingan harus dilanjutkan sampai satu regu mencapai angka 16.
  • Waktu istirahat untuk setiap set adalah 2 menit dan kedua tim diperbolehkan untuk berganti tempat.
  • Jika skor dua set sama, maka permainan dilanjutkan dengan tie break dengan angka 15. Jika skor berada di angka 14-14, maka pertandingan harus dilanjutkan sampai satu regu mencapai angka 16.

Demikianlah pembahasan mengenai peraturan sepak takraw, semoga dapat membantu Anda yang sedang belajar cabang olahraga ini. Sebagai sebuah olahraga khas masyarakat Melayu, sepak takraw patut untuk kita lestarikan dan perjuangkan agar semakin diterima di dunia internasional.

Tinggalkan komentar