Penjelasan Fisis Dari Tendangan Pisang

Tendangan pisang adalah salah satu turunan dari teknik tembakan atau operan. Nama tendangan ini diambil dari bentuk pisang yang melengkung. Tendangan ini biasa dilakukan saat pemain mendapatkan kesempatan dari set piece seperti tendangan bebas dan …

tendangan pisang

Tendangan pisang adalah salah satu turunan dari teknik tembakan atau operan. Nama tendangan ini diambil dari bentuk pisang yang melengkung.

Tendangan ini biasa dilakukan saat pemain mendapatkan kesempatan dari set piece seperti tendangan bebas dan sepak pojok.

Dengan kata lain tendangan ini arahnya berbentuk lengkungan atau bergerak melengkung. Bisa dibilang, tendangan ini memberi efek kejutan karena berubah arah sebelum jatuh ke tanah.

Teknik tendangan pisang

Tendangan pisang dilakukan dengan menggunakan kaki bagian dalam dengan bola berputar berlawanan dengan arah jarum jam jika ditendang dengan kaki kanan.

Roberto Carlos saat mencetak gol fenomenalnya, ia menempatkan tendangannya di pojok kanan bawah bola, membuat bolanya terbang ke kanan dan tinggi, tetapi juga berputar pada porosnya.

 

Tendangan pisang
(Roberto Carlos, sumber: https://www.thesun.co.uk)

Mari kita bahas aspek fisika dari tendangan pisang tersebut.

Hukum Newton

Terdapat tiga hukum Newton yang berlaku untuk mekanika klasik termasuk tendangan pisang.

Hukum I: Benda akan terus diam atau bergerak lurus beraturan dan memiliki kecepatan yang sama sampai ada gaya yang diberikan. Hukum ini direpresentasikan dengan persamaan .

Hukum II: Percepatan suatu benda akan berbanding lurus dengan gaya yang bekerja dan berbanding balik dengan massa bendanya. Persamaan dari hukum II Newton adalah . Dengan m adalah massa dan a adalah percepatan

Hukum III: Setiap aksi yang dilakukan pasti akan ada gaya reaksi yang sama besar dan berlawanan arah, persamaan dari hukum ini adalah .

Tendangan pisang menggunakan prinsip hukum I Newton dalam gerakannya.

Ketika seseorang menendang bola, ia memberikan kecepatan dan arah kepada bolanya.

Baca juga  Inilah Kiper Terbaik Indonesia Sepanjang Masa

Efek magnus, fenomena fisis pada tendangan pisang

Efek magnus juga adalah fenomena yang bisa dilihat pada tendangan pisang.

Efek magnus adalah fenomena yang biasanya diasosiasikan dengan benda yang bergerak berputar melewati suatu fluida.

Jalan dari benda yang berputar didefleksikan dengan cara yang tidak bisa dilakukan saat bendanya tidak berputar.

Nama efek ini diambil dari Heinrich Gustav Magnus, Fisikawan Jerman yang mengobservasi dan menyelidiki fenomena ini, meski Newton adalah yang pertama kali mendokumentasikannya pada tahun 1670 ketika bermain tenis.

Efek magnus paling mudah dilihat ketika bola berputar melengkung menjauh dari busurnya. Karena paling mudah dilihat saat berputar, saat tendangan pisang dilakukan, pasti bolanya berputar di udara.

Kunci dari tendangan ini adalah perputaran bola. Saat bolanya menuju ke rute lurus, dengan udara mengalir di sisi kiri dan kanan bola dan memperlambatnya.

Udara akan membuat bolanya bergerak ke arah sebaliknya sehingga menciptakan kenaikan tekanan, saat di sisi bola lainnya, angin memiliki arah yang sama dengan putarannya, sehingga membuat area dengan tekanan rendah.

Tendangan pisang legenda Roberto Carlos adalah salah satu contoh efek magnus terbaik dalam sejarah sepak bola.

Prinsip Bernoulli

Prinsip Bernoulli banyak dipakai di aerodinamika seperti pesawat terbang.

Inti dari prinsip tersebut adalah dalam aliran suatu fluida, peningkatan kecepatan fluida akan menurunkan tekanan pada aliran tersebut.

Prinsip Bernoulli bisa dilihat juga dalam tendangan ini. Saat seseorang menendang bola dengan arah yang sudah ditentukan, karena efek dari prinsip ini, bolanya bisa berubah arah.

Hal tersebut terjadi karena perbedaan kecepatan di beberapa bagian bola sehingga bolanya akan bergeser. Prinsip ini sama seperti dengan pesawat terbang agar terus bisa mengudara.

Baca juga  Nama-Nama Posisi Pemain Sepak bola dan Tugasnya

Saat melakukan tendangan, biasanya penendang akan menendang bagian tengah bola dalam sudut tertentu, sehingga berputar di udara.

Tidak semudah kelihatannya

tendangan pisang

Karena aspek fisisnya, tendangan pisang tidak mudah untuk dilakukan.

Jika terlalu tinggi, bolanya akan melambung di atas gawang.

Jika terlalu rendah, bolanya akan berhenti di tanah akibat gaya gesek.

Jika terlalu lebar, bolanya akan mengarah ke garis out atau buruknya, diintersep oleh lawan.

Jika tidak terlalu lebar, bolanya akan mudah diambil oleh lawan.

Fenomena yang terlihat wah dan mustahil ada penjelasan fisisnya

Tendangan pisang adalah salah satu teknik tendangan yang biasa dilakukan oleh pemain amatir sampai profesional.

Tendangan ini dilakukan dengan menggunakan kaki bagian dalam dengan bola berputar berlawanan dengan arah jarum jam jika ditendang dengan kaki kanan dan sebaliknya jika dilakukan dengan kaki kiri.

Roberto Carlos adalah salah satu pemain sepak bola dengan tendangan pisang terbaik sepanjang masa dan bisa dibilang secara ilmiah mustahil untuk dilakukan, tetapi bisa dijelaskan secara fisis.

Secara fisis, hukum Newton, efek magnus, dan prinsip Bernoulli berlaku pada tendangan ini.

Perubahan gerakan atau melengkung dari tendangan ini disebabkan dari perbedaan tekanan dan kecepatan bola akibat dari perputaran bola.

Fenomena fisis bisa dilihat dalam kehidupan sehari-hari, contohnya adalah tendangan pisang yang banyak dilakukan di sepak bola.

Tinggalkan komentar