Pemanasan Statis Dan Dinamis Beserta Keungulannya

Pemanasan wajib hukumnya dilakukan oleh siapapun sebelum berolahraga baik pemanasan statis dan dinamis. Seperti mobil atau motor yang harus dipanaskan dulu sebelum dijalankan. Begitu juga dengan manusia yang harus melakukan pemanasan sebelum olahraga. Kenapa pemanasan …

pemanasan statis dan dinamis

Pemanasan wajib hukumnya dilakukan oleh siapapun sebelum berolahraga baik pemanasan statis dan dinamis.

Seperti mobil atau motor yang harus dipanaskan dulu sebelum dijalankan. Begitu juga dengan manusia yang harus melakukan pemanasan sebelum olahraga.

Kenapa pemanasan itu penting? Bagaimana klasifikasi pemanasan berdasarkan jenisnya? Mari baca artikel ini.

Tujuan pemanasan statis dan dinamis

Seperti analogi di atas, manusia membutuhkan pemanasan sebelum melakukan olahraga, apalagi jika termasuk olahraga berat yang mengeluarkan banyak keringat seperti lari, sepak bola, basket, badminton, dan voli.

Bahkan seorang atlet profesional-pun harus melakukan pemanasan statis dan dinamis, sebelum bertanding.

Tujuan dilakukannya pemanasan antara lain:

1.    Menghindar dari resiko cedera dan kram

Jika tubuh Anda kurang panas dan pasokan aliran darah kurang ke otot Anda, besar kemungkinan Anda akan mengalami cedera atau kram.

Dengan pemanasan, Anda akan terhindar dari resiko cedera dan kram karena otot Anda lebih fleksibel, tubuh Anda lebih siap untuk melakukan gerakan berat dan mendapatkan kontak fisik.

Baca juga  Ini Dia Perbedaan Tenis Dan Tenis Meja

Jika cedera terjadi, bukannya mencapai tujuan olahraga yang ingin Anda capai, justru Anda malah dipaksa beristirahat karena hal yang tidak diinginkan tersebut.

2.    Meningkatkan suhu tubuh

Pemanasan statis dan dinamis meningkatkan suhu tubuh Anda yang sangat membantu untuk otot Anda.

Jika suhu otot Anda semakin naik, semakin banyak oksigen yang tersedia pada otot Anda sehingga lebih mudah untuk mengalami kontraksi dan relaksasi, sehingga Anda akan mendapatkan performa maksimal saat berolahraga.

Selain itu, jantung Anda akan lebih siap sehingga tidak akan terlalu capek saat workout.

3.    Menambah kelenturan tubuh

Stretching secara tidak langsung menambah kelenturan tubuh secara jangka pendek dan jangka panjang karena meningkatkan aliran darah ke otot.

Dengan kelenturan tubuh yang lebih baik, semakin kecil peluang Anda untuk mendapatkan cedera.

Lakukan stretching dengan benar dan tidak memaksakan anggota tubuh agar tidak terjadi cedera.

4.    Mempersiapkan mental Anda jika akan bertanding

Pemanasan statis dan dinamis adalah salah satu cara untuk meningkatkan mental Anda menjelang pertandingan. Jika Anda grogi, coba lakukan pemanasan.

Jika Anda melakukan waming up, maka jelas Anda lebih siap dari lawan Anda, sehingga menimbulkan kepercayaan diri untuk menghadapi pertandingan.

5.    Meningkatkan stamina Anda sebelum ke menu utama

Aliran darah yang banyak ke tubuh karena warming up akan menambah stamina dan daya tahan Anda.

Pemanasan statis

pemanasan statis dan dinamis

Pemanasan atau stretching dibagi dalam dua jenis, yaitu statis dan dinamis.

Pemanasan statis dilakukan dengan diam di tempat. Contohnya saat Anda di jam pelajaran sekolah, menarik salah satu kaki Anda ke atas dengan menekuk untuk warming up kaki atau pemanasan tangan dengan menghitung dari satu ke delapan, lalu berganti posisi.

Baca juga  Pengertian Senam Lantai, Jenis dan Ragam Gerakannya

Pemanasan ini dilakukan hingga ada rasa sedikit nyeri atau sakit pada otot Anda (karena sudah mencapai batas fleksibilitas otot).

1.    Keunggulan pemanasan statis

Pemanasan statis memiliki keunggulan dibanding pemanasan dinamis, antara lain:

a.    Fleksibilitas dan lingkup gerak yang lebih besar

Stretching yang dilakukan saat tubuh sudah panas bisa meningkatkan fleksibilitas atau kelenturan tubuh Anda.

Dengan kelenturan tubuh yang meningkat, tubuh Anda akan memiliki peluang lebih kecil untuk cedera, menggerakan badan Anda dengan lebih luwes dan bisa melakukan latihan dengan lebih baik.

b.   Tidak sesakit dan sekaku pemanasan dinamis

Stretching statis bisa merilekskan otot yang sedang tegang dan mengurangi rasa sakit karena pegal otot.

Selain itu, stretching statis diketahui bisa mengurangi kekakuan otot.

c.    Meningkatkan aliran darah

Dengan pemanasan statis, akan banyak aliran darah yang menuju otot sehingga performa Anda akan optimal saat berolahraga.

Pemanasan dinamis

Pemanasan dinamis atau stretching dinamis sangat cocok jika Anda akan melakukan olahraga berat seperti sepak bola.

Pemanasan ini lebih fokus ke mengendurkan otot dan persendian Anda untuk olahraga yang akan Anda lakukan.

Contoh pemanasan dinamis adalah mengangkat kaki ke depan sambil terus melangkah maju.

1.    Keunggulan pemanasan dinamis

Karena berbeda dengan pemanasan / stretching statis. Maka, pemanasan dinamis juga memiliki keunggulannya tersendiri, yaitu.

a.    Meningkatkan performa terutama jika olahraga yang akan dilakukan membutuhkan kekuatan, tenaga, dan kecepatan besar

Pemanasan dinamis sangat cocok jika Anda akan berolahraga dengan beban besar seperti sepak bola, lari jarak jauh, dan angkat beban karena tubuh Anda lebih banyak bergerak saat pemanasan dinamis daripada statis.

b.   Meningkatkan kekuatan, ketahanan, koordinasi, dan keseimbangan tubuh

Pemanasan statis memiliki kelebihan berupa menambah kelenturan tubuh. Sementara itu, pemanasan dinamis memiliki kelebihan lebih dari itu, yaitu meningkatkan kekuatan, ketahanan (stamina), koordinasi dan keseimbangan tubuh.

Baca juga  4 Manfaat Yoga Untuk Kesehatan

Jika Anda akan berolahraga berat, sudah cukup jelas pilihan yang harus Anda pilih.

Pemanasan statis dan dinamis sama-sama penting

Pemanasan statis dan dinamis bisa dilakukan menyesuaikan kondisi Anda. Apakah Anda ingin melakukan olahraga ringan atau berat?

Yang terpenting adalah jangan melupakan pemanasan sebelum olahraga.

Tinggalkan komentar