Mengenal Tilting dan Cara Mengatasinya

Saat bermain game online dan mengalami rentetan kekalahan beruntun, seseorang pasti akan merasa down secara psikologis dan bisa melakukan hal-hal yang bisa menyebabkan kesalahan fatal atau tidak perlu di game selanjutnya yang disebut tilting. Tilting …

tilting

Saat bermain game online dan mengalami rentetan kekalahan beruntun, seseorang pasti akan merasa down secara psikologis dan bisa melakukan hal-hal yang bisa menyebabkan kesalahan fatal atau tidak perlu di game selanjutnya yang disebut tilting.

Tilting diambil dari kata tilt yang berarti miring. Maksud dari arti miring, berarti kondisi psikologisnya dalam keadaan tidak seimbang, sehingga orang yang sedang mengaami tilting cenderung lebih berpikir dengan emosional ketimbang rasional. Hal ini akan berbahaya di game tingkat profesional dimana satu kesalahan saja bisa membuat terjadinya comeback atau bahkan pembalikkan keadaan.

Apa Itu Tilting?

Jika kamu pernah menonton true sight DotA 2 di bagian OG vs VP, pasti kamu pernah menemukan dialog dimana kapten VP saat itu (Solo), bercanda atau mengingatkan pemainnya tentang tilting.

Istilah tilting berawal dari di komunitas poker diamana seseorang mengalami kekalahan pada game yang tidak mungkin seharusnya mereka kalah. Meski berawal dari poker, istilah ini cukup populer di kalangan pemain e-sport, misalnya DotA 2.

Secara psikologis, tilting sangat kerat kaitannya dengan ilmu psikologis. Pada intinya, respon ini sama dengan fight-or-flight di otak yang merupakan insting untuk bertahan hidup.

Efek Negatif dari Tilting

Karena hal ini sangat erat kaitannya dengan ranah emosional, maka hal ini bisa tidak mudah dihilangkan tapi bisa kamu kelola layaknya stress loh.

Baca juga  Peraturan Dota 2 dan cara bermain

Berikut efek negatif jika kamu tidak bisa mengontrolnya

1. Mengeluarkan Kata-Kata Kotor

Bukan rahasia umum kalau e-sport penuh dengan kata-kata yang penuh dengan kebun binatang karena setiap kalah, seseorang memerlukan orang lain untuk disalahkan dan malas untuk menyalahkan diri sendiri.

Saat kamu berada pada keadaan tersebut, besar kemungkinan kamu akan mengeluarkan kata-kata kotor yang sebenarnya tidak ingin kamu katakan kepada teman setimmu.

Padahal, bisa saja hanya karena satu kesalahan kecil yang bisa diperbaiki, tetapi malah dibesar-besarkan, sehingga tim mengalami penurunan morale yang cukup serius, sehingga kemenangan akan lebih sulit didapatkan.

Kalau kamu bermain di rumah orang tuamu, kamu pasti akan mengagetkan mereka jika berteriak dengan kata-kata kotor, dan besar kemungkinan laptop atau HP-mu akan disita karena kata-kata kotor tersebut.

2. Kalah di Permainan yang Harusnya Menang

tilting

Ini adalah konsekuensi terbesar di game tingkat profesional akibat tilting karena dalam kemenangan terdapat glory dan juga jika bisa melangkah lebih jauh, akan mendapatkan uang lebih banyak.

Misalnya karena kalah war sekali saja, padahal sebelumnya sudah menang terus, bisa menjadi pemicu tilting, sehingga war selanjutnya kalah terus, net worth lawan berangsur naik, sehingga terjadi comeback.

Meskipun pemain profesional sudah terlatih dan terbiasa untuk mengontrol emosinya saat permainan sedang dilakukan, mereka tetap manusia biasa dan bisa mengalami hal tersebut meski tidak sesering pemain amatiran atau newbie.

3. Rasa Bersalah

Ketika kamu melakukan kesalahan fatal yang berakibat kalahnya suatu tim atau membuat kesalahan yang sebenarnya tidak perlu, maka pasti kamu akan diliputi oleh rasa bersalah.

Rasa bersalah ini bisa menyebabkan kurang tidur, berkurangnya nafsu makan atau membuat terjadinya emotional eating, atau malah kamu menyerah untuk memainkan game tersebut selamanya.

Baca juga  Peraturan Dota 2 dan cara bermain

Bagaimana Caranya Mengatasi Tilting?

Mungkin pemain profesional akan mendapatkan terapi khusus oleh psikologis karena intensitas game tingkat dunia tentu berbeda dengan tingkat amatir.

Nah, untuk kamu yang hanya bermain just for fun, ini dia cara agar kamu tidak tilting.

1. Mute Pemain Toxic

Pastinya sangat menyebalkan bermain bersama pemain yang toxic baik kata-katanya atau perbuatannya saat bermain.

Jika kamu tidak suka sifatnya yang bossy di chat, kata-kata kotor kerap ia ucapkan, maka tidak ada salahnya untuk mute pemain seperti itu karena akan menjadi beban emosimu saja.

Kalau kamu butuh chat dengannya untuk komunikasi permainan, hanya unmute ketika ada perlu saja.

2. Rehat Sejenak saat Lose Streak

Semua gamer pasti pernah merasakan lose streak yang menyebalkan, bahkan pemain profesional juga mengalaminya di bracket mereka.

Nah, saat kalah, pasti rasanya sangat menyebalkan, sehingga kamu mungkin akan mendapatkan efek seperti habis kalah judi, sehingga kamu akan mencoba lagi dan lagi karena penasaran dan tidak akan berhenti sebelum menang.

Hold your horses, ketika kamu bermain dipenuhi emosi, kamu tidak akan mengambil keputusan secara rasional dan kemungkinan kalah akan lebih tinggi. Jadi, lebih baik istirahat sejenak untuk refresh pikiranmu.

Mencegah Lebih Baik daripada Mengobati

Cara pencegahan tersebut bisa kamu lakukan daripada memikirkan solusi dari masalah tersebut.

Karena kamu bermain just for fun, ada baiknya untuk tidak terlalu berlebihan menanggapi kekalahan.

Pasti sangat menyebalkan rasanya saat kalah, tetapi lebih dewasa untuk move on, masih ada game selanjutnya kok!

Tinggalkan komentar