Mengenal Polo Air, Olahraga Air Yang Tidak Kalah Seru Dengan Renang

Anda jago berenang? Kabar baik, Anda bisa melakukan olahraga lain seperti polo air yang membutuhkan keahlian dalam berenang. Olahraga ini memiliki tujuan yang sama dengan sepak bola, yaitu memasukkan bola ke dalam gawang. Hanya saja …

polo air

Anda jago berenang? Kabar baik, Anda bisa melakukan olahraga lain seperti polo air yang membutuhkan keahlian dalam berenang.

Olahraga ini memiliki tujuan yang sama dengan sepak bola, yaitu memasukkan bola ke dalam gawang. Hanya saja sepak bola dilakukan di tanah, sedangkan polo air dilakukan di air.

Kolam tempat dilakukannya olahraga ini biasanya memiliki kedalaman yang dalam agar para pemain tidak menyentuh dasar kolam.

Sejarah polo air

Menurut sumber, polo air pertama kali diciptakan pada abad ke-19 di Inggris dan Skotlandia. Saat itu olahraga air sedang naik pamor karena masuk dalam acara festival.

Polo air pria menjadi olahraga tim terawal yang diperkenalkan pada olimpiade pada tahun 1900.

Polo air pertama yang direkam pada tahun 1873 di Crytsal Palace. Setelah itu, di Bournemouth tahun 1876.

Aturan polo air awalnya dikembangkan di akhir abad ke-19 oleh William Wilsons.

Posisi pemain

Satu tim terdiri dari enam pemain lapangan ditambah satu kiper, sama dengan olahraga mini soccer.

Pembagian posisinya mirip dengan sepak bola, ada pemain belakang, tengah / sayap, dan belakang.

1.    Pemain Depan

Pemain depan dibagi menjadi penyerang tengah (biasanya disebut set, hole-set, center, setter, hole, atau 2 meter-man), dua sayap, two drivers (flats), dan satu “poin”.

Baca juga  Hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum Scuba Diving

Sayap, driver, dan point biasa disebut perimeter player.

a.    Penyerang tengah

Penyerang tengah yang biasa disebut center, setter, atau 2 meter-man berperan menjadi mesin gol dalam tim.

Mereka harus kuat, memiliki naluri mencetak gol yang baik dan mengecoh pertahanan lawan, dengan kata lain kekuatan, kecepatan, dan akurasi dalam satu paket.

Jika diibaratkan dengan sepak bola, penyerang tengah dalam polo air adalah target man para pemain sayap atau perimeter player.

b.   Sayap kanan dan sayap kiri

Sayap kanan dan sayap kiri dalam polo air biasanya memiliki kecepatan renang yang sangat tinggi. Mirip dengan sepak bola dimana pemain berposisi sayap biasanya memiliki kecepatan lari yang luar biasa.

Pemain sayap memiliki area yang harus dicover paling luas sehingga mereka harus memiliki stamina paling bagus. Hal ini penting di fasa transisi saat bola direbut oleh lawan (transisi menyerang ke bertahan).

Intinya, pemain ini harus memiliki kualitas dalam kecepatan berenang dan distribusi bola terutama ke penyerang tengah.

2.    Pemain tengah

a.    Driver kanan dan driver kiri

Driver ibarat gelandang dalam sepak bola, mereka menduduki posisi di bagian tengah lapangan dan berfungsi dalam menyuplai bola ke penyerang tengah dan sayap.

Seorang driver harus memiliki visi dan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat karena bertanggung jawab dalam suplai bola dan bertahan.

3.    Pemain belakang

a.    Point

Posisi ini ibarat anchor dalam futsal. Pengatur serangan dan pertahanan menjadi tanggung jawab besarnya.

Selain kemampuan mengatur serangan dan pertahanan, ia harus memiliki kemampuan intersep dan distribusi bola yang sangat baik.

Posisi khusus: kiper

Posisi kiper spesial karena saat keenam rekan timnya banyak bergerak, justru kiper memiliki mobilitas paling rendah dalam tim.

Baca juga  Sejarah Lari Estafet, Lari yang Dulu Sering Dilombakan saat Class Meeting

Tugas utama kiper adalah menjaga gawang dengan cara menangkap, menangkis, memblok bola yang mengarah ke gawangnya.

Perbedaan signifikan kiper polo air dengan pemain lain adalah, pemain dengan posisi tersebut boleh meninju bola dengan tangan mengepal dan memegang bola dengan dua tangan.

Ada keistimewaan, ada juga batas yang diberlakukan untuk kiper, yaitu tidak boleh melewati garis half-distance. Selain itu, jika kiper mendorong bola ke dalam air, maka pelanggaran tersebut akan diberi hadiah spesial dari wasit berupa penalti.

Peralatan polo air

polo air

Semua olahraga pasti memiliki peralatan masing-masing bahkan sesimpel jogging membutuhkan sepatu.

Berikut peralatan yang digunakan dalam olahraga polo air:

1.    Bola

Bola yang digunakan bersifat water-proof agar bolanya bisa mengapung di air. Ukuran bola berbeda-beda bergantung pada kompetisinya (pria, wanita, junior).

2.    Caps

Seperti peralatan renang, peralatan untuk polo air juga memerlukan caps atau topi.

Perbedaannya terletak pada tujuan penggunaan caps tersebut. Perenang memakai caps hanya agar kecepatan berenang mereka meningkat. Sementara itu, pemain polo air menggunakan caps untuk melindungi kepala dan telinga.

3.    Pakaian renang

Pakaian renang wajib digunakan oleh kedua tim. Pemain pria biasanya menggunakan celana renang yang memiliki panjang sampai paha saja. Sementara wanita menggunakan baju renang (one-piece swimsuit).

4.    Gawang

Dua gawang dibutuhkan dalam olahraga ini. Gawang tersebut bisa diletakkan di pinggir kolam atau menggunakan floater.

Anda bisa menikmati berenang dan bermain bola dalam satu waktu

Jika Anda jago dalam permainan bola sekaligus berenang, maka Anda beruntung.

Anda bisa bermain polo air sebagai salah satu olahraga yang bisa Anda mainkan bersama teman-teman Anda yang lain.

Mirip dengan sepak bola, pemilihan posisi Anda bergantung pada karakteristik permainan Anda. Jadi, tidak perlu khawatir untuk memilih bermain di posisi apa.

Baca juga  4 Teknik Dasar Lompat Tinggi dan Pengertiannya

Tinggalkan komentar