Mengenal Gaya Kupu-Kupu, Gaya Tersulit Dalam Berenang

Anda sering berenang? Tahukah Anda kalau terdapat empat gaya renang yang diperlombakan, yaitu gaya bebas, gaya dada / katak, gaya kupu-kupu, dan gaya punggung. Gaya bebas adalah gaya renang yang menghasilkan kecepatan paling cepat, disusul …

gaya kupu-kupu

Anda sering berenang? Tahukah Anda kalau terdapat empat gaya renang yang diperlombakan, yaitu gaya bebas, gaya dada / katak, gaya kupu-kupu, dan gaya punggung.

Gaya bebas adalah gaya renang yang menghasilkan kecepatan paling cepat, disusul gaya kupu-kupu, lalu gaya punggung, dan terakhir gaya dada yang menghasilkan kecepatan paling lambat.

Meski gaya dada adalah yang paling lambat kecepatannya, gaya ini adalah yang paling mudah dipelajari dan dilakukan di antara gaya lainnya.

Gaya kupu-kupu adalah gaya tersulit untuk dilatih dan dilakukan karena membutuhkan tenaga lebih banyak dibanding gaya lain dan pinggul yang kuat.

Berikut kita kupas gaya yang dinamai dari serangga bersayap indah ini.

Sejarah gaya kupu-kupu

Beberapa saat setelah tahun 1933, Henry Myers, atlet renang Amerika Serikat (USA), berenang dengan gaya kupu-kupu di kejuaraan renang Brooklyn.

Gaya ini merupakan turunan dari gaya dada (gaya dada memiliki teknik yang lebih simpel).

Pada tahun 1934, David Armbuster, seorang peneliti dan pelatih renang dari Lowa University meneliti masalah hambatan air saat seseorang berenang dengan gaya katak.

Setahun kemudian, Jack Sieg dari universitas yang sama mengembangkan teknik menendang yang mirip dengan sirip ekor ikan.

Keduanya mengembangkan teknik ini bersama-sama dan menciptakan gaya renang yang cepat.

Teknik gaya kupu-kupu

gaya kupu-kupu

Basis dari kecepatan gaya ini adalah kekuatan lengan, tungkai, pinggul, dan kelenturan kaki.

Baca juga  Manfaat Olahraga Hokie Es Untuk Kehidupan

Jika start mengikuti standar perlombaan, gaya ini memiliki start yang sama dengan gaya bebas dan gaya dada meski saat diperlombakan harus finish dengan dua tangan seperti gaya dada.

  1. Pertama, lakukan start dengan baik, lalu posisikan badan menghadap ke bawah (ke arah lantai kolam renang).
  2. Letakkan lengan secara lurus ke depan dan mengarah ke lantai kolam.
  3. Lalu, tekukkan siku Anda dan mulai tarik lengan Anda ke belakang sampai sejajar dengan tubuh Anda. Catatan tambahannya, telapak tangan harus menghadap ke atas.
  4. Putar lengan hingga keluar dari air dan gunakan otot bahu untuk mengangkat kepala Anda untuk bernapas.
  5. Kepala harus masuk sebelum lengan masuk ke dalam air lagi.
  6. Gerakan lengan secara bersamaan dan kaki menendang dalam air dalam keadaan rapat.
  7. Jangan lupa bahwa di antara empat gaya renang, gaya ini adalah yang paling sulit untuk dilakukan.

Tapi, dibalik tantangan dan memakan energi paling banyak, tentunya ada manfaatnya.

Manfaat berenang dengan gaya kupu-kupu

Karena gaya renang ini adalah gaya yang paling menantang di antara gaya yang lain, maka akan banyak manfaat yang bisa didapatkan dari berenang dengan gaya kupu-kupu, antara lain:

1.    Membentuk otot

Karena gaya ini sangat sulit dan memakan banyak energi, maka gaya ini bisa membentuk otot tubuh jika sering dilakukan, terutama jika rutin dengan intensitas tinggi.

2.    Membuat kualitas tidur membaik

Manfaat ini bukan tanpa dasar. Menurut penelitian, orang yang mengalami insomnia mengalami perbaikan dalam kualitas tidur mereka setelah melakukan olahraga aerobik atau yang berkaitan dengan kardiovaskular.

Renang merupakan salah satu olahraga yang berkaitan dengan kardiovaskular, apalagi dengan gaya kupu-kupu yang merupakan gaya tersulit.

Baca juga  Posisi Dalam Baseball Dan Fungsinya

3.    Memperbaiki mood

Olahraga melepaskan neurotransmitter di otak yang merupakan sumber kebahagiaan sehingga bisa memperbaiki mood.

Menurut penelitian yang diuji pada orang dengan demensia, berenang bisa memperbaiki suasana hati mereka.

4.    Terapi cedera atau mengurangi nyeri

Bukan tanpa alasan biasanya orang yang cedera disuruh untuk melakukan recovery di kolam renang.

Semua gaya renang termasuk gaya kupu-kupu bisa mengurangi nyeri.

Menurut penelitian, penderita osteoarthritis yang sering berenang dan bersepeda bisa mengurangi nyeri dengan efektif.

5.    Melatih pernafasan Anda

Ingat, gaya ini hanya sedikit kesempatan dalam mengambil napas sehingga gaya renang ini cukup baik untuk melatih pernafasan selain gaya bebas.

Catatan khusus, Anda harus hati-hati jika melatih kapasitas paru-paru di kolam berklorin karena beresiko terkena asma.

6.    Membakar kalori

Selain berlari, berenang juga merupakan aktivitas yang membakar banyak kalori.

Gaya ini merupakan gaya tersulit dan paling memakan energi, sehingga sangat cocok jika Anda ingin membakar kalori tubuh Anda dalam jumlah besar.

Jangan lupa untuk mencoba gaya kupu-kupu

gaya kupu-kupu

Di antara empat gaya renang, gaya kupu-kupu adalah yang tersulit dan membutuhkan latihan lebih untuk menguasainya.

Dari tekniknya terlihat lebih kompleks dari yang lain, ketimbang yang simpel seperti gaya bebas dan gaya dada. Apalagi gaya bebas yang merupakan gaya renang dengan penghasil kecepatan tercepat.

Karena sulit dan menantang, maka gaya kupu-kupu memiliki segudang manfaat seperti membakar kalori, membentuk otot, membuat kualitas tidur membaik, memperbaiki mood, terapi cedera atau mengurangi nyeri, dan melatih pernafasan Anda.

Jika Anda mampir ke kolam renang, jangan lupa untuk mencoba gaya kupu-kupu. Dan pastikan Anda sudah mempunyai peralatan renang.

Tinggalkan komentar