4 Teknik Dasar Lompat Tinggi dan Pengertiannya

Teknik Lompat Tinggi – Olahraga atletik dalam kategori lompat ini menjadi salah satu cabang olahraga yang paling banyak diminati dan ramai dikenal publik. Olahraga atletik di bidang lompat awalnya populer pada tahun 1887 dan resmi …

teknik dasar lompat tinggi

Teknik Lompat Tinggi – Olahraga atletik dalam kategori lompat ini menjadi salah satu cabang olahraga yang paling banyak diminati dan ramai dikenal publik. Olahraga atletik di bidang lompat awalnya populer pada tahun 1887 dan resmi diperkenalkan dalam Olimpik di tahun 1896. Sejak saat itu olimpik menjadi semakin populer karena publik menanti gaya lompatan indah dari para atlet.

Olahraga lompat tinggi pada dasarnya berfokus pada jangkauan lompatan atlet setinggi-tingginya untuk melewati mistar. Tinggi mistar yang harus dilompati seorang atlet 2,5 meter dengan panjang mistar minimal 3,5 meter. Dan untuk dapat melewati mistar tersebut seorang atlet harus berlatih keras dan meningkatkan performanya.

Pengertian Lompat Tinggi

lompat tinggi

Olahraga lompat ini umumnya dilakukan di lintasan yang berbentuk setengah lingkaran. Atlet akan berlaruh sejauh 15 meter hingga mencapai titik lompatan dan harus melakukan loncatan. Pada abad ke-19, para atlet melompat dengan teknik gunting yang mana terus berkembang hingga akhirnya pada abad ke-20 atlet juga melempar punggung agar lebih mudah melewati mistar.

Teknik Dasar Lompat Tinggi

Dalam olahraga ini, terdapat banyak teknik dasar lompatan yang biasa digunakan para atlet, seperti:

Teknik Awalan

Teknik yang pertama adalah teknik awalan, yaitu gerakan berlari menuju mistar sebelum atlet melakukan tolakan. Setidaknya atlet perlu berlari dengan langkah ganjil, yaitu 7,9,15 ketika melakukan teknik awalan. Setiap langkahnya juga harus aktif dan terkontrol dengan tujuan membentuk kecepatan maksimal.

Kecepatan yang maksimal dan tepat akan mempermudah posisi atlet saat menempatkan badannya dan siap untuk melakukan loncatan.

Baca juga  Pengertian Atletik Menurut Para Ahli dan Cabang Olahraganya

Teknik Tolakan

Seorang atlet juga bisa menggunakan teknik tolakan, yaitu gerakan menola dengan kaki yang bertumpu di lantai untuk menaikkan badan melewat mistar. Teknik tolakan menjadi salah satu teknik dasar yang umum dilakukan oleh para atlet. Kaki yang digunakan sebagai pijakan dengan teknik ini adalah kaki sebelah kiri.

Saat melakukannya, Anda bisa mengayunkan tangan ke depan dan atas agar tenaga yang didapat lebih besar. Area lutut juga bisa mendorong untuk meningkatkan jangkauan lompatan Anda. Lakukan tumpuan yang kuat dan cepat untuk menghasilkan power dan lompatan lebih besar.

Teknik Melayang

Selanjutnya ada teknik melayang di udara ketika badan Anda berada di atas mistar. Teknik ini menjadi salah satu yang paling dasar dan wajib dikuasai seorang atlet lompat tinggi. Dengan menguasai teknik melayang maka badan Anda tidak akan menyentuh mistar saat berada di udara. Teknik melayang juga akan membuat pendaratan Anda lebih sempurna dan terhindar dari cedera.

Cara melakukan teknik ini adalah ketika berada di atas mistar, kaki depan dibengkokkan sedikit dan mulai gerak penutupan dengan lengan dan kepala. Saat menukik putar pinggang dan kaki penolak yang dibuka ke atas dan ke belakang.

Teknik Mendarat

Untuk teknik lompat tinggi terakhir yang perlu Anda kuasai adalah ketika mendarat. Pastikan gunakan teknik mendarat dengan benar agar pendaratan Anda sempurna. Gerakan ini bisa dilakukan dengan menjatuhkan badan ke matras saat tubuh berhasil melewat mistar.

Pendaratan dilakukan mulai dari sisi kanan tubuh yang mengguling bersamaan dengan bahu. Tujuannya untuk menghindari cedera sehingga pendaratan tubuh bisa terjatuh sepenuhnya ke area matras.

Dan itulah 4 teknik dasar dari olahraga olimpik yang satu ini. Beberapa teknik lompat tinggi di atas perlu Anda kuasai untuk mendapatkan performa terbaik dan terhindari dari cedera.

Baca juga  Pengertian Jalan Cepat dan Tekniknya

Tinggalkan komentar