Lari Jarak Jauh: Pengertian dan Sejarahnya

Pengertian dan Sejarah Lari Jarak Jauh – Lari jarak jauh atau yang sering disebut maraton merupakan cabang olahraga lari yang banyak digemari terutama oleh masyarakat perkotaan.  Berbagai kejuaraan lari jarak jauh selalu membuat orang penasaran …

marathon

Pengertian dan Sejarah Lari Jarak Jauh – Lari jarak jauh atau yang sering disebut maraton merupakan cabang olahraga lari yang banyak digemari terutama oleh masyarakat perkotaan.  Berbagai kejuaraan lari jarak jauh selalu membuat orang penasaran dan ingin mengukur kemampuannya. 

Pada cabang olahraga maraton, para peserta dituntut untuk mampu menempuh jarak lari yang lebih panjang dibanding kategori lainnya. Setidaknya maraton memiliki lintasan lebih dari 3 km dan umumnya diikuti oleh banyak peserta sekaligus.

Pengertian Lari Jarak Jauh

lari jarak jauh
Ilustrasi Lari Jarak Jauh. Sumber: Pexels

Lari jarak jauh adalah cabang olahraga yang memiliki lintasan terjauh dibanding kategori lain, yaitu 3000 meter sampai 10.000 meter. Peserta harus melakukan perpindahan dengan melangkahkan kakinya secara cepat dalam jarak tempuh cukup jauh.

Pada maraton ada beberapa teknik yang harus dikuasai oleh atlet atau pelari. Mulai dari awalan, teknik berlari, teknik bernapas, hingga teknik saat mendekati garis finish. Itulah alasannya  maraton atau jarak jauh tidak hanya berfokus pada kecepatan maksimal seorang pelari. 

Para pelari harus mampu menguasai teknik maraton  yang baik dan benar agar memberi dampak signifikan dan menjadikannya seorang pemenang dalam perlombaan.

Sejarah Lari Jarak Jauh

Fakta menyebutkan bahwa maraton merupakan salah satu olahraga tertua di dunia. Olahraga lari yang masuk ke dalam kategori atletik juga sering dilakukan oleh orang zaman dulu. Lari sendiri merupakan insting manusia dalam bentuk gerak yang dilakukan ketika bahaya mendekat. 

Maraton pernah dipertandingkan dalam Olimpiade Kuno tahun 490 SM di Yunani. Olahraga ini memperingati seorang prjajurit Yunani yang berlari menempuh jarak lebih dari 42 km untuk membawa pesan kemenangan bagi bangsanya.

Setelah prajurit tersebut tiba di Athena, ia berteriak dengan lantang dan menyebut bahwa bangsa Yunani menang melawan Persia. Karena kelelahan yang hebat, prajurit tersebut akhirnya meninggal dunia dan warga Yunani memperingatinya lewat lomba maraton.

Seiring dengan perkembangan zaman, olahraga maraton mulai diperlombagan secara resmi di kancah internasional. Hingga akhirnya dibentuk International Association of Athletics Federation (IAAF) tahun 1912 yang beranggotakan 212 negara dan berpusat di Monako.

Maraton banyak diperlombakan di berbagai ajang olahraga, baik level dalam negeri maupun internasional. Olahraga ini semakin digemari masyarakat dunia karena bisa dilakukan di manapun tanpa memerlukan peralatan atau lintasan khusus. Biasanya maraton diselenggarakan secara on road atau di jalan raya.

Di Indonesia, olahraga ini juga cukup populer dan kerap kali diadakan di berbagai kota. Meskipun termasuk dalam kategori atletik Olimpiade, maraton tetap bisa diikuti oleh peserta non atlet. 

Bahkan di Indonesia olahraga ini rutin diadakan setiap tahun oleh berbagai penyelenggara sehingga para pencinta lari bisa mengikutinya kapanpun mereka mau. 

Nomor Nomor Lari Jarak Jauh

Sama dengan cabang olahraga lari lainnya, kategori ini juga memiliki nomor lari yang dibedakan berdasarkan lintasan atau jarak tempuh. Ada tiga nomor dalam maraton, yaitu Nomor Lari 5000 meter, Nomor Lari 10.000 meter, dan Nomor Lari 42.192 meter atau yang akrab disebut maraton.

Umumnya para pelari akan melakukan latihan dengan jarak tempuh 60.000 meter hingga 200.000 meter dalam satu minggu. Sejauh ini rekor lomba maraton tercepat pernah ditempuh dalam waktu 12:37,3 dan 14:24,43 oleh Kenenisa Bekele tahun 2004 dan Meseret Defar tahun 2006. 

Baca juga  Pengertian Jalan Cepat dan Tekniknya

Tinggalkan komentar