Pengertian Jalan Cepat dan Tekniknya

Jalan cepat adalah salah satu cabang olahraga atletik yang secara resmi dilombakan, baik di tingkat nasional maupun internasional

jalan cepat

Jalan Cepat – Olahraga race walking atau jalan cepat merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang dilombakan sejak abad ke-17. Saat itu olahraga ini dilakukan oleh para pejalan atau biasa disebut footmen. Hingga akhirnya pada abad ke-19 olahraga race walking semakin populer dan mulai dilombakan pada ajang Olimpiade 1956.

Pada dasarnya olahraga ini dapat dilakukan dengan mudah karena gerakannya simpel, seperti berjalan kaki. Namun untuk mendapatkan koordinasi gerak tubuh dan kecepatan yang maksimal, tentu saja seorang atlet harus berlatih dengan baik, sesuai tekniknya. Melatih kemampuan berjalan cepat juga bisa dilakukan di mana saja, seperti di taman, sekitar rumah, atau di lapangan.

Pengertian Jalan Cepat

jalan cepat

Jalan cepat adalah salah satu cabang olahraga atletik yang secara resmi dilombakan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Olahraga ini dilombakan dengan jarak tempuh mulai dari 5 km, 10 km, 20 km, hingga 50 km. Seorang atlet yang mengikuti lomba ini harus berjalan dengan gerakan ke depan dan telapak kaki yang menyentuh tanah tanpa ada hubungan yang terputus dengan tanah.

Manfaat melakukan olahraga ini adalah meningkatkan jumlah pembakaran kalori, melatih otot kardiovaskular, melatih koordinasi gerak tubuh, dan meningkatkan stamina. Pada dasarnya gerakan ini membutuhkan konsentrasi dan ketangkasan tubuh, khususnya bagi Anda yang ingin mengikuti kompetisi. Mengingat jarak tempuhnya juga cukup jauh dan sama seperti jarak marathon yang mencapai puluhan kilometer.

Teknik Jalan Cepat

Anda bisa melatih ketangkasan dan kecepatan dalam olahraga ini kapanpun Anda mau karena gerakannya cukup mudah untuk dilakukan. Anda hanya perlu mengatur tubuh dan langkah kaki lalu menambah kecepatan. Sedangkan untuk persiapan kompetisi atau perlombaan, Anda harus menguasai beberapa teknik berikut ini:

  1. Teknik awalan
  • Berdiri di belakang garis start apabila Anda mengikuti kompetisi.
  • Saat petugas memberi aba-aba, letakkan salah satu kaki lurus ke belakang dan gerakkan kaki lain ke depan. Posisi lutut ditekuk sedikit untuk mempersiapkan diri memulai gerakan ini.
  • Posisi badan lurus dan agak maju ke depan, kedua lengan berada di sisi tubuh dengan kondisi rileks.
  • Berat badan bertumpu pada kaki bagian depan.
  • Ketika petugas memberi aba-aba jalan atau membunyikan pistol start Anda bisa menggerakkan kaki belakang ke depan dan dibarengi mengayungkan tangan secara bergantian.
  • Jalan cepat dimulai dan Anda bisa meningkatkan kecepatan.
  1. Postur saat berjalan
  • Tubuh berdiri dengan tegak dan jangan bungkukkan bahu atau punggung.
  • Hindari mencondongkan badan ke depan atau terlalu ke belakang.
  • Jaga pandangan mata ke depan.
  • Kepala lurus ke depan sehingga otot leher tidak tegang.
  • Angkat bahu ke atas dan turunkan.
  1. Gerakan lengan
  • Tekuk lengan membentuk sudut 90 derajat dan kepal kedua tangan.
  • Gerakkan salah satu lengan ke arah depan berlawanan dengan langkah kaki. Bergerak maju dengan tangan kanan bersamaan kaki kiri dan begitupun sebaliknya.
  • Menggerakkan tangan maju mundur dan kepalan tangan sejajar dada.
  • Dilarang membawa barang karena lengan dan tangan harus terbebas dari benda apapun.
  1. Teknik melangkahkan kaki
  • Saat jalan cepat pastikan tumit menyentuh tanah terlebih dulu.
  • Berikan dorongan kuat di area ujung kaki.
  • Gerakkan pinggul saat melangkah agar kaki tidak mengubah posisi tubuh.
  • Ambil langkah yang lebar tapi tidak terlalu lebar karena bisa menyebabkan cedera.
Baca juga  Manfaat Olahraga Bela Diri Untuk Kesehatan

Beberapa teknik di atas bisa Anda kuasai untuk meningkatkan performa dan kecepatan saat jalan cepat. Pastikan juga Anda melakukannya dengan benar agar terhindar dari risiko cedera.

Tinggalkan komentar