Istilah F1 yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Nonton Balap Mobil

Selain MotoGP yang merupakan balapan motor yang seru untuk ditonton, F1 juga tidak kalah menarik untuk disaksikan lohh. Daripada kudet karena tidak mengerti istilah F1. Yuk, kita pelajari bersama arti dari berbagai istilah tersebut. Istilah …

istilah f1

Selain MotoGP yang merupakan balapan motor yang seru untuk ditonton, F1 juga tidak kalah menarik untuk disaksikan lohh. Daripada kudet karena tidak mengerti istilah F1. Yuk, kita pelajari bersama arti dari berbagai istilah tersebut.

Istilah F1 mirip dengan MotoGP, ada beberapa yang menyangkut dengan fisika dan perangkat pertandingan, serta semua yang berhubungan dengan lomba. Mari disimak.

Aerodynamics

Aerodinamika adalah sains atau ilmu pengetahuan mengenai manipulasi aliran udara di atas mobil untuk mendapatkan downforce.

Downforce adalah gaya tekan ke bawah yang berasal dari udara. Hasil akhirnya adalah mobil terdorong ke depan (jalan).

Bisa dibilang, aerodinamika F1 adalah kebalikan dari aerodinamika pesawat.

Jika prinsip pesawat dalam aerodinamika digunakan untuk menjaga pesawat agar terbang (naik), maka pada F1, aerodinamika yang digunakan untuk push down mobil ke bawah.

107 % Rule

Aturan 107 %? Istilah F1 yang cukup unik karena merupakan sebuah aturan yang harus ditaati.

Aturan ini digunakan untuk mengatur waktu lap maksimal dalam kualifikasi untuk memulai balapan.

Semua mobil harus mencatatkan waktu kualifikasi dalam 107 % dari lap terbaik pole-sitter di Q1, kecuali steward memutuskan hal lain, mereka akan dilarang untuk mengikuti balapan.

Air Intake

Daerah terbuka pada helm pembalap dibuat ke dalam roll hoop. Tujuannya adalah agar udara dipaksa menuju ke bawah, sehingga menciptakan aliran oksigen yang lebih baik untuk mesinnya.

Istilah lain air intake adalah air boxes atau kotak udara (berasal dari tahun 1970-an).

Air intake secara umum tidak dibutuhkan pada mesin dengan turbocharged yang dilarang secara teknis oleh F1 sampai kembali ke spesifikasi 1,6 liter V6 turbo hybrid pada tahun 2014.

Baca juga  Tempat Terbaik Untuk Jogging Dan Cara Untuk Menemukannya

Istilah F1, Black Flag

Black flag atau bendera hitam yang mungkin pernah kamu lihat dalam F1 adalah sinyal yang digunakan untuk memberi tahu bahwa adanya penalty yang diberikan kepada mobil yang perlu investigasi lebih lanjut oleh para stewards.

Pembalap harus masuk ke pit jika bendera hitam telah dikibarkan.

Blistering

Istilah F1 ini adalah akibat dari pusat ban yang mengalami overheating karena gaya gesek yang menyebabkan panas.

Panas yang berlebihan bisa menyebabkan karet melembek dan pada akhirnya melepaskan potongan dari badan ban.

Blistering biasanya diakibatkan oleh pemilihan bahan ban yang kurang tepat, misalnya ban yang terlalu lunak untuk kondisi circuit grip dan abrasi, tekanan ban yang terlalu tinggi, dan penyettingan mobil yang tidak tepat.

Chassis

istilah f1

Jika kamu sering bermain tamiya, pasti kamu pasti sering mendengear istilah F1 ini di tongkrongan.

Chassis adalah komponen utama dari mobil dimana semuanya melekat pada bagian itu.

Bagian struktur utama dari mobil balap sampai mesin dan suspensi dinamakan chassis.

Chassis memberikan rigiditas (kekakuan) dan kekuatan yang menyatukan mobil dan memberikan perlindungan kepada pembalap yang akan berlomba.

Untuk bersaing dalam perebutan juara, tiap tim harus mendesain dan membuat chassis mereka sendiri, sehingga tiap mobil pasti memiliki penampilan yang berbeda dan tidak akan ada mobil yang merupakan duplikat dari mobil lainnya.

Coanda Effect

Efek ini adalah kecenderungan fluida seperti aliran udara untuk tertarik pada permukaan di dekatnya.

Pada tahun 2010 sampai 2013, teknisi aerodinamika menggunakan efek ini untuk membantu mengalihkan aliran udara ke bagian tertentu pada mobil, misalnya dari knalpot ke diffuser belakang.

Sayangnya, pada tahun 2014 peraturannya berubah dengan satu saluran keluar knalpot yang keluar secara terpusat di belakang roda belakang telah dieliminasi pengguannya.

Baca juga  Mengenal Teknik Dasar Permainan Bola Kasti

Drive-Through Penalty

Salah satu penalty yang bisa diberikan atas kebijakan stewards saat balapan sedang dilangsungkan.

Pembalap harus memasuki pit lane sesuai dengan batas kecepatan yang berlaku, dan kembali mengikuti balapan tanpa berhenti.

Hukuman yang lebih jarang tetapi lebih berat yang bisa terjadi adalah stop-and-go dimana seorang pembalap harus diam selama sepuluh detik di depan pit lane tanpa mengganti ban atau pekerjaan lain yang akan dilakukan pada mobilnya.

G-force

Salah satu istilah F1 yang berasal dari fisika. G-force adalah gaya yang setara dengan satu unit gravitasi yang dirasakan saat kecepatan berubah secara ekstrem.

Percepatan gravitasi bumi adalah 9,8 m/s^2. Maka 5g setara dengan 49 m/s^2.

Biasanya, pembalap mendapatkan g-force saat mengerem, berbelok dan mempercepat mobilnya. Hal ini dikarenakan terjadi deselerasi (perlambatan) atau percepatan yang ekstrem dalam waktu singkat.

Tire Barrier

Saat berkendara dalam kecepatan tinggi, air bag disediakan dalam mobil sebagai bentuk perlindungan jika terjadi kecelakaan.

Dalam F1, tire barrier digunakan untuk menyerap energi saat terjadi tabrakan, sehingga cedera atau kerusakan yang terjadi bisa diminimalkan.

Sebelum adanya tire barrier, balapan grand prix menggunakan hay bales.

Tinggalkan komentar