Hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum Scuba Diving

Scuba diving adalah salah satu olahraga air yang diminati di Indonesia karena negara ini mempunyai wilayah laut yang luas dan keanekaragaman hayati yang besar. Menurut data, 25% spesies ikan bisa ditemukan di Indonesia, sehingga bisa …

Scuba diving adalah salah satu olahraga air yang diminati di Indonesia karena negara ini mempunyai wilayah laut yang luas dan keanekaragaman hayati yang besar.

Menurut data, 25% spesies ikan bisa ditemukan di Indonesia, sehingga bisa menjadi peluang wisata domestik.

Sebelum melakukan scuba diving, ada baiknya Anda melakukan persiapan seperti mengenal dan mengetahi cara mengoperasikan alat-alat scuba diving, mengetahui lingkungan laut tempat Anda menyelam, dll.

Berikut persiapan yang bisa Anda lakukan sebelum menyelam untuk mengagumi panorama indah lautan yang tidak bisa Anda lihat di daratan.

Mendapatkan sertifikat menyelam scuba diving

Anda bisa mendapatkan sertifikat menyelam dari PADI.

PADI adalah singkatan dari professional association of diving instructors. Organisasi tersebut adalah organisasi pelatihan menyelam terbesar di seluruh dunia.

Syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan sertifikat menyelam dari PADI adalah:

  1. Berusia minimal 10 tahun, usia maksimal tidak dibatasi
  2. Sehat
  3. Punya dasar berenang
  4. Mengisi kuisioner kesehatan

Setelah semua syarat terpenuhi, maka Anda bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti kelas menyelam untuk mendapatkan sertifikasi.

Scuba diving

Harga dari kelas ini memiliki rentang harga 6,8 juta – 7,8 juta bergantung pada jenis kelas dan jenjang sertifikasi yang diambil.

Anda akan melewati tiga sesi pelatihan, yaitu teori, latihan kolam, dan laut terbuka.

Sesi teori akan berisi tentang alat-alat menyelam dan teknik yang akan digunakan saat menyelam. Sesi ini dikemas dalam video.

Baca juga  Sejarah Atletik Dunia hingga Eksistensinya di Indonesia

Sesi setelah teori adalah sesi latihan kolam dimana Anda akan mempraktekkan apa yang sudah didapatkan di sesi teori ditemani oleh instruktur. Sesi ini memiliki durasi yang sama dengan sesi teori, yaitu dua hari.

Sesi terakhir adalah sesi laut terbuka dimana sesi ini lebih menantang daripada sesi latihan kolam karena laut berbeda dengan kolam. Laut memiliki gelombang, dan arus, sehingga Anda harus beradaptasi dengan hal tersebut.

Jenjang sertifikasi terbagi menjadi lima jenjang.

Jenjang pertama adalah open water diver dimana sertifikat ini diberikan kepada penyelam pemula dan kemahiran menengah.

Jenjang kedua adalah advance diver yang diberikan kepada penyelam yang sudah terbukti kemampuan menyelamnya dan memiliki pengalaman.

Jenjang ketiga adalah rescue diver, difokuskan kepada teknik menyelamatkan atau menolong orang.

Jenjang keempat adalah dive master, untuk penyelam tingkat tinggi dan levelnya hanya di bawah instruktur.

Jenjang terakhir adalah instructor, Anda harus menguasai bidang penyelamatan dan bisa memberikan pelatihan kepada penyelam yang lain.

Keuntungan dari sertifikasi ini adalah diakui oleh internasional (banyak negara), dan banyak ilmu yang didapat karena pelatihannya sangat rinci. Intinya sertifikasi ini bisa dipakai di seluruh dunia.

Alat-alat scuba diving

1.    Buoyancy control device (BCD)

Buoyancy control device (BCD) atau buoyancy compensator adalah alat yang digunakan oleh penyelam untuk membangun daya apung netral dan positif di permukaan andai dibutuhkan.

Daya apung diatur dengan mengatur volume di bladder-nya.

Pengaturan ini digunakan agar penyelam bisa mengatur apakah daya apungnya negatif, positif, atau netral karena manusia cenderung mengapung di air.

Komponen dari BCD adalah

  1. Bladder
  2. Means untuk menambah gas di bladder
  3. Vent valve
  4. Over pressure relief valve

2.    Regulator

Regulator menyelam adalah alat yang digunakan mengatur tekanan gas untuk bernafas saat menyelam.

Baca juga  Lompat Harimau: Pengertian dan Teknik Dasarnya

Mekanisme alatnya adalah dengan mengurangi tekanan di suplai gas untuk bernafas dan menyediakannya kepada penyelam pada tekanan 1 atm.

Gasnya akan disuplai saat penyelam mengambil nafas atau aliran konstan pada helm dan penutup wajah.

Dewasa ini, seorang penyelam biasanya mempunyai regulator cadangan untuk jaga-jaga saat penyelam lain membutuhkan bantuan.

3.    Depth pressure gauge watch

Secara fisis, tekanan hidrostatis akan semakin besar semakin dalam kedalamannya.

Tekanan yang tinggi bisa berakibat buruk pada badan Anda dari penyakit dalam hingga meninggal.

Alat ini membantu penyelam agar tahu dimana kedalaman tempat mereka berada sehingga bisa mengambil keputusan apakah harus berhenti menyelam lebih dalam atau tidak.

4.    Fins

Scuba diving

Fins bisa membuat Anda berenang lebih cepat karena gaya dan tolakan yang dihasilkan lebih besar meskipun kaki Anda akan terasa lebih berat.

Fins ini dibutuhkan selain untuk keselamatan juga bisa membantu Anda agar lebih cepat kembali ke permukaan.

5.    Pemberat

Pemberat digunakan untuk mengatur keseimbangan Anda saat menyelam karena manusia cenderung mengapung di dalam air.

6.    Tangki scuba

Tangki ini berisi campuran gas yang dibutuhkan saat Anda berada di dalam air / menyelam.

Scuba diving terdengar rumit tapi worth it

Persiapan untuk scuba diving terlihat merepotkan karena ada hal seperti mengikuti sertifikasi dan alat-alat yang digunakan terlihat rumit.

Tapi, percaya lah, jika Anda ingin menikmati keindahan laut Indonesia, semua persiapan ini harus dilakukan dan Anda akan menikmati scuba diving yang menyenangkan.

Tinggalkan komentar