5 Bentuk Latihan Kecepatan untuk Meningkatkan Kemampuan Berlari

Berikut ini adalah bentuk-bentuk latihan kecepatan untuk meningkatkan pace Anda.

Squat Jump

Bentuk Latihan Kecepatan – Berlari lebih cepat tentu menjadi keinginan banyak orang. Apalagi untuk Anda yang hobi lari dan ingin mengikuti marathon dalam waktu dekat. Anda mungkin heran saat melihat atlet marathon seperti Joshua Cheptegei yang memecahkan rekor jarak tempuh 5 km dalam waktu 12 menit 51 detik saja.

Tapi sejatinya kecepatan berlari atau pace bisa ditingkatkan apabila Anda mau berlatih dengan benar. Dan lewat ulasan ini kami akan menjelaskan bagaimana bentuk latihan kecepatan untuk meningkatkan pace Anda. Oh, ya, sebelumnya Desabola juga telah membahas contoh latihan daya tahan yang juga penting untuk tubuh Anda.

Bentuk Latihan Meningkatkan Kecepatan

Ada banyak faktor yang menentukan kecepatan seseorang. Mulai dari gaya hidup, asupan nutrisi, pola istirahat, hingga fitness level atau tingkat kebugarannya. Lalu bagaimana bentuk latihan untuk meningkatkan kecepatan, bentuk latihan kecepatan adalah:

Pliometrik

Pliometrik

Bentuk latihan kecepatan adalah melakukan gerakan yang membuat tubuh Anda lebih tangkas untuk beraktivitas atau bergerak. Seperti contohnya gerakan Pliometrik, yaitu bentuk latihan kecepatan di mana Anda bergerak dan melompat untuk meningkatkan refleks kaki.

Gerakan ini bisa dilakukan dengan menggunakan alat atau tidak. Contoh gerakan Pliometrik juga beragam, seperti lompat tali, jump box, squat sambil memegang bola, dan lain sebagainya.

HIIT

HIIT

Salah satu bentuk latihan untuk meningkatkan kecepatan adalah HIIT, yaitu High Intensity Interval Training. Dengan melakukan HIIT maka Anda akan memacu kerja otot jantung atau kardiovaskular mencapai batas tertingginya.

Contoh gerakannya adalah berjalan kaki selama 30 detik, berlari 30 detik, dan sprint 30 detik lalu kembali berjalan kaki dan mengulanginya selama 10-15 menit.

Baca juga  Fakta F1 yang Sebaiknya Kamu Ketahui

Squat Jump

Squat Jump

Latihan kecepatan yang selanjutnya ialah squat jump yang berfungsi untuk meningkatkan ketangkasan dan memperbaiki postur tubuh. Gerakan ini akan merangsang banyak otot di tubuh Anda dalam waktu singkat. Mulai dari otot lengan, otot core, otot paha, hingga betis, hamstring, dan bokong.

Anda bisa melakukan squat jump dengan cara berdiri dan kedua kaki dibuka selebar bahu lalu posisikan tangan di depan dada. Tekuk lutut sejajar paha dan angkat tubuh sambil melompat. Ulangi gerakan tersebut dengan durasi 40 detik atau sebanyak 15-20 repetisi.

Lunges

Lunges

Latihan yang tak boleh Anda lewatkan untuk meningkatkan pace adalah Lunges. Latihan ini efektif merangsang otot kaki, lutut, dan sendi. Lunges juga mengencangkan otot tubuh bagian bawah lain secara keseluruhan, seperti betis, paha, dan bokong.

Cara melakukan Lunges adalah berdiri tegak dengan kaki terbuka selebar bahu. Letakkan tangan di pinggan kemudian langkahkan salah satu kaki ke depan dengan lutut tertekuk hingga 90 derajat. Posisikan kaki lainnya di belakang dengan posisi lutut yang ditekuk hingga menyentuh lantai. Lakukan naik turun dan bergantian antara kaki kanan dengan kiri sebanyak 12-20 repetisi.

Sprint

bentuk latihan kecepatan Spint

Walaupun Anda tidak berencana menjadi seorang sprinter, tetapi latihan Sprint masi menjadi salah satu latihan kecepatan yang paling efektif. Jenis latihan ini mampu membakar lebih banyak kalori dalam waktu singkat dan meningkatkan metabolisme tubuh Anda.

Sprint juga sangat baik untuk melatih kemampuan paru-paru sehingga Anda dapat meningkatkan kapasitasnya untuk berlari lebih lama. Selain itu, sprint juga dikenal sebagai jenis latihan paling efektif untuk meningkatkan Explosive Power sehingga otot-otot tubuh Anda lebih tangkas dan gesit dalam bergerak.

Baca juga  Olahraga Berselancar, Salah Satu Olahraga Pantai yang Wajib Dicoba

Nah, sekarang sudah tahu kan apa saja bentuk latihan kecepatan yang bisa Anda lakukan? Selamat mencoba dan tingkatkan pace berlari Anda menjadi lebih cepat dengan berbagai latihan di atas.

Tinggalkan komentar