Aturan Dribbling dalam Bola Basket yang Harus Kamu Ketahui

Tidak hanya teknik dasar seperti passing dan shooting, dribbling dalam bola basket juga harus kamu kuasai agar tim bisa meraih kemenangan. Dribbling dalam bola basket juga bisa menjadi ajang rekreasi untukmu dan menambah keringat lebih …

dribbling dalam bola basket

Tidak hanya teknik dasar seperti passing dan shooting, dribbling dalam bola basket juga harus kamu kuasai agar tim bisa meraih kemenangan. Dribbling dalam bola basket juga bisa menjadi ajang rekreasi untukmu dan menambah keringat lebih banyak.

Teknik yang baik diperlukan seperti dribble karena jika hanya menguasai passing atau shooting saja tidak cukup, kamu perlu nilai tambahan agar kamu bisa masuk tim dan dipercaya oleh rekan setimmu. Biasanya, seorang yang memiliki kemampuan dribble yang baik akan menjadi andalan di timnya, apalagi jika passing tim sudah menjadi cara yang tidak efektif.

Mengapa Dribbling dalam Bola Basket Itu Penting?

Mirip dengan sepak bola, skill dribbling dalam bola basket atau menggiring bola (dengan tangan untuk basket) adalah teknik yang sangat penting karena memungkinkanmu untuk maju dengan bola dan bisa mencetak poin untuk timmu yang merupakan tujuan permainan selain untuk menang.

Pemain dengan skill dribbling yang tinggi biasanya tidak mudah direbut bolanya oleh lawan, sehingga meminimalkan peluang terjadinya serangan balasan jika bolanya direbut.

Aturan Dribbling dalam Bola Basket

dribbling dalam bola basket

Melakukan dribbling dalam bola basket memiliki aturan, antara lain:

  1. Kamu bisa melakukan dribble di lapangan selama masih inbound
  2. Kamu hanya boleh menggunakan satu tangan saja untuk melakukan dribble (jika dua tanganmu menyentuh bolanya secara bersamaan, kamu akan “kehilangan” dribble dan harus mengoper atau menembak)
  3. Memantulkan bola setinggi mungkin itu sah-sah saja selama tanganmu berada di atas bola.
  4. Boleh mengambil dua langkah sekaligus sebelum melakukan dribble
  5. Kamu tidak boleh menahan bola saat bergerak di lapangan
  6. Sama sekali tidak boleh menyentuh bola dengan mengangkatnya ke udara
  7. Ketika kamu berhasil melewati setengah lapangan, kamu tidak boleh kembali ke daerah pertahanan timmu saat melakukan dribble.

Jika kamu melanggar hal yang disebutkan di atas, kamu akan mendapatkan pelanggaran dari wasit dan bolanya akan diberikan kepada lawan yang tidak menguntungkan timmu.

Baca juga  Posisi Pemain Bola Basket dan Tugasnya

Meski aturannya terlihat cukup banyak, kamu suatu saat akan mengingat aturan ini dengan badanmu sendiri, tidak perlu menghafal dengan cara membaca jika pengalaman sudah berbicara.

Dengan mengetahui aturan ini, kamu yang pemula bisa naik level ke tingkat amatir. Untuk pemain amatir, jika sudah mengingat aturan ini dengan badan, kamu juga akan satu langkah lebih dekat ke level profesional.

Lalu, bagaimana jenis-jenis pelanggaran saat melakukan dribble?

Jenis dari Pelanggaran saat Melakukan Dribble

Berikut tiga jenis pelanggaran yang biasanya dilakukan pemain basket saat melakukan dribble.

1. Travelling

Travelling adalah bentuk pelanggaran dimana seorang pemain mengambil langkah terlalu banyak tanpa dribbling satu kali pun.

Seorang pemain diharuskan melakukan minimal dribble sekali dalam dua langkah. Jika lebih dari itu maka dianggap melakukan travelling.

Kenyataannya, seorang pemain bisa dianggap melakukan travelling bahkan jika ia diam terlalu lama loh.

Pivot foot harus berada di tempat yang sama jika tidak ingin mendapatkan pelanggaran berupa travelling.

Contoh kasusnya adalah, jika seorang pemain mendapatkan bola di saat ia sedang berlari, ia hanya punya dua langkah tersisa tanpa melakukan dribble jika tidak mau dianggap melakukan travelling.

Karena aturan ini cukup kompleks dan butuh mata yang jeli dari wasit, penerapannya agak sulit, terutama di level amatir atau pemula.

2. Carry

Sesuai dengan namanya, pelanggaran ini bentuknya adalah saat seorang pemain “membawa” bola secara harfiah. Lebih jelasnya, ia memegang bola dari bawah, lalu membawanya layaknya dribble.

Jika seorang pemain melakukan dribble, lalu tangannya menyentuh bagian bawah bola atau telapak tangannya berada di bawah bola, lalu ia membawa bolanya, maka akan dianggap melakukan carry. Dengan kata lain, seorang pemain tidak bisa menyetop dribble-nya untuk mengangkat bolanya dengan telapak tangannya mengarah ke atas.

Baca juga  Jenis dan Teknik Shooting Bola Basket

3. Double

Pelanggaran jenis ini adalah pelanggaran dimana seorang pemain menggunakan kedua tangannya untuk melakukan dribbling atau menyetop bola lalu melakukan dribbling lagi dengan kedua tangannya.

Berbeda dengan pelanggaran sebelumnya, ini adalah aturan dasar yang sebaiknya bahkan para pemula harus mulai beradaptasi dan mengingat aturannya dengan tubuh.

Sebuah dribble dinyatakan komplit atau selesai jika bolanya sudah dipegang dengan dua tangan atau bolanya “dicengkram” dengan satu tangan. Semua dribble yang dilakukan setelah fase itu dinyatakan ilegal atau dengan kata lain merupakan sebuah pelanggaran.

Ingat dan Pahami Dribbling dalam bola basket, Niscaya Kemenangan akan Terwujud

Untuk pemula mungkin butuh waktu dan adaptasi untuk mengimplementasikan aturan dribbling dalam bola basket dengan baik.

Untuk pertama tidak ada salahnya untuk menghafal aturan tersebut, tetapi dengan seiring pengalaman, hal tersebut akan menjadi muscle memory-mu dan kamu bisa naik level.

Mengetahui peraturan adalah salah satu kunci kemenangan!

Tinggalkan komentar