Apa Saja Perbedaan Lari Jarak Jauh dengan Lari Jarak Pendek?

Apakah kamu pernah mengikuti perlombaan lari jarak pendek dan jarak jauh? Keduanya pasti terasa sangat berbeda. Perbedaan lari jarak jauh dan jarak pendek terletak pada banyak hal mulai dari strategi, fisik atlet, latihan, dan bahkan …

perbedaan lari jarak jauh

Apakah kamu pernah mengikuti perlombaan lari jarak pendek dan jarak jauh? Keduanya pasti terasa sangat berbeda. Perbedaan lari jarak jauh dan jarak pendek terletak pada banyak hal mulai dari strategi, fisik atlet, latihan, dan bahkan profil seseorang.

Ayo kita kupas lebih dalam mengenai apa saja perbedaan lari jarak jauh dengan lari jarak pendek? Lalu, kamu termasuk pelari yang mana?

Lari Jarak Jauh

Lari jarak jauh mungkin akan membuatmu membayangkan keliling komplek berkali-kali sampai kecapaian atau memutari beberapa lap di trek atletik sampai pegal-pegal.

Untuk bisa berlari dalam jarak yang jauh, kamu harus memiliki daya tahan yang sangat baik dan latihan aerobik dalam porsi besar dan rutin.

Ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan detak jantung dan mencari keringat tentunya.

Bergantung pada tujuanmu, lari jarak jauh mungkin belum tentu cocok untukmu karena bisa saja tubuhmu lebih cocok untuk lari jarak pendek. Latihan lari jarak jauh bisa mengecilkan massa otot sebagai efek jangka panjang.

Untuk profiling, bisa ditentukan dari olahraga apa yang sering kamu lakukan. Jika membutuhkan endurance yang besar seperti hoki dan basket, latihan yang satu ini mungkin cocok untukmu.

Lain halnya jika kamu bermain sepak bola, rugby, atau baseball. Kamu lebih cocok untuk berlatih lari jarak pendek.

Lari Jarak Pendek

Perbedaan berikutnya bisa dilihat dari kebutuhan ledakan kecepatan dalam waktu singkat atau ketahanan untuk jangka panjang.

Baca juga  Alat Sparing Tinju yang akan Membantumu dalam Latih Tanding

Nama lain dari dari lari jarak pendek adalah sprinting. Kalau kamu tidak familiar, mungkin kamu ingat jika kamu memencet tombol R1 saat bermain PES / FIFA, pemain tersebut akan berlari lebih cepat (sprinting).

Menariknya, sprinting membakar banyak kalori ketimbang lari jarak jauh dalam durasi tertentu.

Ini adalah latihan yang bagus untuk atlet yang ingin berlatih quick-twitch reflexes.

Karena mengandalkan daya ledak otot (sudden outburst) dan bebannya lebih banyak karena lari lebih kencang, latihan ini memiliki resiko cedera lebih besar dibandingkan dengan latihan lari jarak jauh.

Berlari tidak hanya soal sprinting, tetapi juga melibatkan biomekanik, termasuk beda panjang langkah.

Salah satu perbedaan mencolok dari kedua olahraga ini bisa dilihat dari atlet atau orang yang sering melakukan olahraga tersebut.

Pelari jarak jauh biasanya jauh lebih ramping daripada pelari jarak pendek dan mereka bergantung pada serat otot yang berkedut lambat selama latihan.

Sementara itu, pelari jarak pendek lebih mengandalkan otot yang bergerak cepat dan memiliki tubuh yang lebih berat.

Jadi, jangan heran jika kamu melihat pelari jarak pendek memiliki speed yang lebih tinggi dibanding dengan jarak jauh dan pelari jarak jauh memiliki kebugaran yang lebih baik dibanding jarak pendek.

Tidak baik untuk mendeskritkan atau berdebat mana yang lebih hebat karena tiap orang memiliki tujuan berbeda.

Yang terpenting, jangan lupa untuk selalu terhidrasi dan rajin air minum setelah berlari.

Apa Aku Pelari Jarak Pendek atau Pelari Jarak Jauh?

perbedaan lari jarak jauh

Jawaban atas pertanyaan tersebut bisa dilihat tidak hanya dari ciri-ciri perbedaan yang sudah disebutkan sebelumnya.

Kamu bisa bertanya kepada diri sendiri tentang beberapa pertanyaan mengenai kedua olahraga ini.

Baca juga  Lari Jarak Jauh: Pengertian dan Sejarahnya

Profiling Pelari Jarak Pendek

Kamu adalah pelari jarak pendek jika….

  1. Kamu suka berlari dengan pace yang kencang dan secepat mungkin
  2. Lari lebih dari satu jam membuatmu sangat bosan
  3. Kamu lebih suka berlomba sesering mungkin
  4. Kamu tidak suka berlari lebih dari 10 mil
  5. Kamu suka melakukan latihan beban sebagai rutinitasmu
  6. Lebih mementingkan kualitas ketimbang kuantitas latihan
  7. Terlalu banyak berlari dalam seminggu saja bisa membuatmu cedera

Profiling Pelari Jarak Jauh

Sementara itu, kamu adalah pelari jarak jauh jika…

  1. Menganggap trek lari adalah musuh (lebih suka kebebasan)
  2. Lari di bawah satu jam terasa sebentar
  3. Kamu ingin cepat-cepat melihat hari esok untuk lari rutin
  4. Kamu menikmati durasi panjang saat berlari
  5. Kamu lebih suka latihan lebih santai seperti yoga
  6. Lari terlalu cepat bisa membuatmu cedera
  7. Kamu lebih suka latihan lebih banyak dan hanya beberapa kali mengikuti lomba dalam setahun

Dengan profiling ini, kamu bisa mengetahui kamu adalah tipe pelari yang mana.

Jarak Jauh atau Jarak Pendek, Keduanya Sama-sama Hebat

Dari paparan sebelumnya, kita bisa mengetahui mengapa pelari tercepat dalam jarak 100 meter (Usain Bolt) dan pelari jarak jauh terbaik di dunia (Eliud Kipchoge) itu berbeda.

Keduanya mempunyai keunggulan masing-masing. Kamu bisa mengikuti jejak keduanya jika bermimpi menjadi atlet salah satu cabang olahraga tersebut.

Perbedaan lari jarak jauh dengan jarak pendek tidak serta merta membuatnya lebih satu sama lain. Keduanya sama-sama hebat.

Tinggalkan komentar